MILAN – Adaptasi Niclas Fullkrug di Italia ternyata dimulai dengan kejadian yang jauh dari kata mulus. Baru beberapa hari resmi berseragam AC Milan, penyerang asal Jerman itu sudah harus berurusan dengan polisi. Ia menjadi korban perampokan di sebuah hotel di Milan, tempatnya sementara menginap.
Fullkrug, yang baru saja dipinjam dari West Ham United, bahkan sudah sempat debut di Serie A. Namun, kehidupan di luar lapangan langsung memberinya kejutan pahit. Pemain berusia 32 tahun itu dilaporkan kehilangan sejumlah perhiasan mewah dengan nilai yang fantastis.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung Rabu pagi. Saat itu Fullkrug sedang tidak di kamar, pergi untuk menjalani latihan rutin bersama rekan-rekannya di Milanello. Nah, ketika kembali, yang ditemui adalah pemandangan yang tak menyenangkan.
Brankas di dalam kamar hotelnya ternyata sudah dibobol. Pelaku, yang tampaknya sangat profesional, beraksi tanpa meninggalkan jejak yang mencolok. Mereka menguras isinya dengan rapi.
Barang yang raib? Empat unit jam tangan mewah. Kalau dijumlah, nilainya diperkirakan mencapai setengah juta euro atau setara dengan lebih dari Rp 8 miliar. Jumlah yang tidak main-main.
Polisi Italia langsung turun tangan. Mereka melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti forensik yang mungkin tertinggal. Fullkrug sendiri disebutkan sangat kooperatif. Dia bekerja sama penuh dengan otoritas setempat untuk melacak pelaku.
Ini bukan cerita baru sebenarnya. Di sisi lain, kasus seperti ini sudah sering menimpa pesepak bola top Eropa. Mereka kerap jadi target empuk karena dianggap menyimpan barang-barang berharga. Mulai dari rumah hingga hotel, sepertinya tidak ada tempat yang benar-benar aman.
Meski diterpa masalah serius, ritme karier Fullkrug diyakini tidak akan terganggu. Manajemen AC Milan memastikan pemainnya itu tetap fokus. Jadwal latihan dan pertandingan di Serie A akan dijalaninya seperti biasa.
Bagaimanapun, insiden ini pasti jadi pengalaman yang cukup mengganggu bagi sang striker. Pindah klub ke liga baru seharusnya jadi momen membahagiakan, bukan malah diwarnai laporan polisi. Semoga kasusnya cepat terungkap.
Artikel Terkait
Masa Depan Curtis Jones di Liverpool Dipertanyakan Meski Performa dan Identitas Lokal Diperjuangkan
Muh Munir Ambil Formulir, Kontestasi Ketua Muaythai Sulsel Resmi Dimulai
Bonek Kritik Kebijakan Rekrutmen Pemain Asing Persebaya
Inter Milan Tantang Barcelona untuk Bertindak Nyata Soal Minat pada Alessandro Bastoni