Perusahaan asal Singapura, Saiko Consultancy Pte Ltd, baru saja mengumumkan rencana besar. Mereka berencana mengambil alih 27,83% saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk, atau SPRE. Saham itu bakal dibeli dari Rizet Ramawi, yang selama ini jadi pemegang saham pengendali. Kalau rencana ini berjalan mulus, Saiko Consultancy dipastikan akan menjadi bos baru bagi produsen sprei ternama asal Padang itu.
Mark Leong Kei Wei, Direktur Saiko Consultancy, menjelaskan alasan di balik langkah strategis ini. Menurutnya, akuisisi ini adalah bagian dari upaya pengembangan usaha.
“Tujuannya untuk menunjang strategi pengembangan dan memperluas kegiatan bisnis kami ke depan,” ujar Mark dalam keterbukaan informasi yang dirilis Senin (19/1/2026).
Namun begitu, semuanya belum final. Proses negosiasi antara calon pembeli dan penjual masih terus berlangsung. Beberapa hal krusial, seperti nilai transaksi yang pasti dan jadwal penyelesaiannya, masih digodok di meja perundingan. Saat ini, Saiko Consultancy sama sekali belum memegang saham SPRE, baik langsung maupun tidak.
Nah, ada konsekuensi penting jika akuisisi ini akhirnya tuntas. Sebagai calon pengendali baru, Saiko Consultancy wajib melaksanakan penawaran tender wajib. Aturan mainnya mengacu pada POJK No. 9 Tahun 2018. Mereka berjanji akan menjalankannya dengan patuh, tentu saja sesuai semua regulasi pasar modal yang berlaku.
Di sisi lain, sentimen pasar tampaknya sudah lebih dulu panas. Saham SPRE pada Senin itu melonjak 9,88% ke level Rp356, hingga menyentuh auto reject atas (ARA). Ini bukan kenaikan pertama kalinya. Sebelumnya, saham perusahaan sprei bermerek Soraya ini sudah empat hari berturut-turut cetak ARA. Dalam sebulan terakhir, kenaikan kumulatifnya mencapai 88,36% angka yang cukup fantastis.
Struktur kepemilikan SPRE per akhir September 2025 menunjukkan, selain Rizet Ramawi yang memegang 27,83%, ada PT Galaksi Investama Corpora (17,50%), Ridho Ferman Shatrio (14,18%), dan Dwi Ristra Utami (7,18%). Sisanya, sekitar 30%, dikuasai oleh publik.
Artikel Terkait
Hutama Karya Raup Laba Rp464 Miliar di Kuartal I-2026, Tembus 172 Persen Target
PT Sinar Terang Mandiri Tbk Bagikan Dividen Rp60,23 Miliar, Setara Rp14,75 per Saham
Indonet Tunjuk Donauly Elena Situmorang sebagai Direktur Utama, Gantikan Andrew Rigoli
IHSG Anjlok 6,6% dalam Sepekan, Saham Logistik Baru IPO Justru Melonjak 94%