Gerakan Rakyat Resmi Berkibar Jadi Partai, Sahrin Hamid Pimpin Transformasi

- Senin, 19 Januari 2026 | 00:54 WIB
Gerakan Rakyat Resmi Berkibar Jadi Partai, Sahrin Hamid Pimpin Transformasi

Setelah dua hari berdiskusi di Jakarta, Gerakan Rakyat akhirnya memutuskan untuk mengubah jalan perjuangannya. Ormas yang digawangi sejumlah tokoh ini resmi bertransformasi menjadi partai politik. Keputusan bersejarah itu diambil dalam Rakernas I mereka, 17-18 Januari 2026.

Kabarnya langsung beredar luas lewat unggahan di Instagram resmi mereka, Minggu sore itu. Sekjen Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan, yang memimpin sidang pleno, menjelaskan bahwa keputusan ini lahir dari musyawarah hingga mencapai titik mufakat.

Dalam sebuah video deklarasi, Ridwan menyampaikan landasan filosofis dari langkah besar ini.

“Perkumpulan Gerakan Rakyat percaya bahwa tujuan utama dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia melalui sistem demokrasi yang terbuka, partisipatif, dan berkeadaban. Keyakinan tersebut diwujudkan dalam karakter panca darma, yaitu religius, nasionalis kerakyatan, ksatria, kasih sayang, serta integritas moral sebagai landasan perjuangan,” ucap Ridwan.

“Perkumpulan Gerakan Rakyat juga menyadari bahwa terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, dan sepenuhnya milik rakyat memerlukan perjuangan yang terorganisir dan berkelanjutan di ranah politik,” tambahnya.

Nah, setelah paparan panjang itu, barulah ia mengucapkan kalimat yang ditunggu-tunggu: Gerakan Rakyat kini menjadi partai politik.

“Dengan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat,” tegasnya.


Halaman:

Komentar