Gerakan Rakyat Resmi Berkibar Jadi Partai, Sahrin Hamid Pimpin Transformasi

- Senin, 19 Januari 2026 | 00:54 WIB
Gerakan Rakyat Resmi Berkibar Jadi Partai, Sahrin Hamid Pimpin Transformasi

Sidang itu tak cuma sampai di situ. Mereka juga menetapkan pimpinan. Ketua Umum Gerakan Rakyat yang lama, Sahrin Hamid, dipercaya kembali memegang tampuk kepemimpinan untuk periode 2026-2030 di partai baru ini.

“Kedua, mengangkat dan mengesahkan Saudara Sahrin Hamid sebagai Ketua Umum Partai Politik Gerakan Rakyat untuk masa bakti 2026-2030,” jelas Ridwan.

Tugas pertama Sahrin? Urus administrasi. Ia diberi mandat untuk menyelesaikan segala keperluan pendaftaran partai ke Kementerian Hukum dan HAM.

“Ketiga, mengamanatkan kepada Ketua Umum Terpilih Partai Gerakan Rakyat Saudara Sahrin Hamid untuk membentuk, melengkapi, dan menyempurnakan struktur organisasi Partai Politik Gerakan Rakyat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan visi, misi, prinsip, dan karakter Gerakan Rakyat,” tutur Ridwan menutup poin-poin keputusan.

“Berita Acara Pimpinan Sidang Muhammad Ridwan ditanda tangani,” pungkasnya, menegaskan proses formal telah usai.

Latar belakangnya menarik. Gerakan Rakyat sendiri sebenarnya baru didirikan setahun sebelumnya, tepatnya 28 Februari 2025. Deklarasi awalnya dulu sempat ramai karena dihadiri mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan. Dan Sahrin Hamid, yang kini jadi Ketum partai, dikenal publik sebagai orang dekat sekaligus pernah menjadi juru bicara Anies. Sebuah dinamika politik yang patut dicermati ke depannya.


Halaman:

Komentar