Iran kembali menyerang. Kali ini, sasarannya adalah pasukan Amerika Serikat yang berada di Kuwait, tepatnya di markas Kamp Arifjan. Serangan itu dilakukan menggunakan drone, menurut laporan yang beredar Kamis lalu.
Menurut sejumlah saksi, bukan cuma Arifjan yang jadi target. Kamp Udairi, sebuah fasilitas militer AS utama di barat laut Kuwait, juga ikut diserang. Televisi pemerintah Iran menyiarkan pernyataan resmi militer mereka soal hal ini.
"Unit-unit drone angkatan laut kami menargetkan lokasi Kamp Udairi pasukan AS di Kuwait menggunakan drone tempur," begitu bunyi pernyataan itu.
Artikel Terkait
Sembilan Kementerian Sepakati Kerja Sama Tangani Kesehatan Jiwa Anak
PDIP Jatim Undang 500 Anak Yatim dan Salurkan 360 Ribu Paket Sembako
Anggota DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi Jemaah Umrah di Tengah Konflik AS-Israel-Iran
Gus Yahya: Indonesia Harus Manfaatkan Keanggotaan di Badan Perdamaian untuk Redakan Timur Tengah