Iran kembali membantah keras tuduhan bahwa mereka menyerang Azerbaijan. Lewat Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi, pemerintah Teheran bersikeras bahwa sasaran mereka bukanlah negara tetangga itu. Menurut mereka, yang dibidik adalah pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel yang diyakini bersarang di wilayah Azerbaijan.
"Republik Islam Iran tidak menargetkan Republik Azerbaijan," tegas Gharibabadi dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Tasnim, Kamis lalu.
"Kami tidak menargetkan negara-negara tetangga kami," imbuhnya.
Dia menjelaskan, serangan itu ditujukan khusus pada fasilitas militer musuh-musuh Iran yang aktif di area tersebut. Pangkalan-pangkalan itu, klaimnya, digunakan untuk melancarkan aksi ofensif terhadap Iran.
Namun begitu, fakta di lapangan berbicara lain. Setidaknya dua drone yang berasal dari wilayah Iran menerobos perbatasan dan jatuh di wilayah otonom Nakhchivan. Kejadiannya siang itu, tepatnya tanggal 5 Maret.
Satu drone menghantam gedung terminal Bandara Nakhichevan. Satunya lagi jatuh tak jauh dari sebuah sekolah di desa Shekerabad. Akibatnya, bandara mengalami kerusakan dan dua warga sipil dilaporkan terluka.
Artikel Terkait
Sembilan Kementerian Sepakati Kerja Sama Tangani Kesehatan Jiwa Anak
PDIP Jatim Undang 500 Anak Yatim dan Salurkan 360 Ribu Paket Sembako
Anggota DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi Jemaah Umrah di Tengah Konflik AS-Israel-Iran
Gus Yahya: Indonesia Harus Manfaatkan Keanggotaan di Badan Perdamaian untuk Redakan Timur Tengah