Warga Jakarta Barat lagi dibuat kesal sama satu oknum. Ada seorang wanita yang belakangan viral lantaran doyan beraksi: makan, minum, bahkan naik ojek online, tapi giliran bayar kabur. Aksi nekatnya ini udah bikin beberapa pedagang setempat meradang.
Zahra, penjaga warung di kawasan Srengseng yang masih muda, 22 tahun, baru aja ngerasain sendiri. Minggu siang kemarin, sekitar jam 11 atau 12, hujan deras mengguyur. Zahra lagi ngantuk-ngantuk di warungnya, kursi depan udah digeser biar nggak kehujanan. Tiba-tiba, ada bunyi rem motor.
"Brek! Lalu ada cewek langsung duduk," cerita Zahra saat ditemui Selasa di tempatnya berjualan.
Dia inget betul. Orang itu dateng tanpa permisi, langsung ambil tempat duduk. Zahra sih awalnya cuma diam, nggak mau ribut. Tapi hujan makin deras, dan wanita itu malah masuk lagi, mendekati pintu warung.
Dengan gerakan tangan, dia nunjuk-nunjuk minuman saset yang dipajang. Nggak ngomong apa-apa.
"Saya tanya, 'panas apa dingin?'. Dia jawab singkat, 'anget'. Ya udah, saya bikinin kopi," lanjut Zahra.
Nah, pas lagi sibuk nyeduh kopi, Zahra ngeh kalau wanita itu ambil juga satu jajanan. Belum cukup, dia minta ditambahin air panas karena kopinya dirasa kurang. Setelah dapet pesanannya, dia santai aja duduk makan camilan tadi.
Tapi Zahra udah curiga dari tadi. Matanya nggak lepas ngawasin si wanita dari balik pintu. Dan benar aja.
"Saya tungguin, saya tungguin... Eh, pas ada angkot lewat, dia langsung bangun dan cepet-cepet jalan!" ujar Zahra.
Spontan Zahra kejar. Dia teriak minta bayaran, tapi wanita itu malah cuma melengos dan terus jalan. Kejadian cuma beberapa menit itu bikin Zahra sebel sekaligus kasihan. Menurutnya, kelakuan kayak gitu nggak cuma merugikan, tapi juga bikin suasana jadi nggak enak.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Selebgram Woodyrman Aniaya WNA Brunei hingga Tewas di Blok M
Rusia Hapus Utang Rp2,5 Miliar bagi Warga yang Mau Bertempur di Ukraina
National Gallery Singapore: Perpaduan Seni Modern dan Sejarah Kolonial di Tengah Pusat Kota
Terapis Spa di Surabaya Gelapkan Rp 1,2 Miliar Milik Klien, Uangnya Dihabiskan untuk Menginap di Hotel Mewah