Upaya untuk memengaruhi saksi dalam kasus Bupati Pati, Sudewo, akhirnya terkuak. Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan indikasi adanya pengkondisian agar para saksi tidak memberikan keterangan yang jujur. Yang jadi pertanyaan besar sekarang: siapa dalang di balik semua ini?
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi hal tersebut di gedung KPK, Kuningan, Kamis lalu.
"Nanti kita akan mendalami master mindnya siapa. Penyidik menemukan ada pihak-pihak yang mencoba mengonsolidasikan para saksi ini agar tidak kooperatif. Tujuannya jelas, supaya keterangan yang diberikan tidak lengkap dan tidak jujur,"
Menurut Budi, temuan ini tentu saja menjadi bahan pertimbangan penting bagi penyidik. Langkah-langkah berikutnya akan segera diambil terhadap pihak-pihak yang terlibat. KPK juga akan menggali lebih dalam dari saksi-saksi lain.
Informasi awal soal upaya mengkondisikan saksi ini didapat dari sejumlah pihak. Bukti-bukti pendukung lainnya juga sudah diamankan oleh tim penyidik.
Sebelumnya, KPK sudah memeriksa dua orang yang diduga mengumpulkan dan 'mengondisikan' saksi lain. Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan pada Rabu.
Mereka adalah Sudiyono, Kepala Desa Angkatan Lor, dan Noor Eva Khasanah, seorang PNS yang menjabat sebagai Kasubbag TU Puskesmas Tambakromo, Pati.
Kasusnya sendiri berawal dari dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa. Sudewo, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, diduga memasang tarif Rp 125 hingga 150 juta per orang. Namun, tarif itu kemudian melonjak jadi Rp 165-225 juta setelah diolah oleh anak buahnya. Total uang yang berhasil disita KPK dari kasus ini mencapai Rp 2,6 miliar.
Yang menarik, untuk menjalankan aksinya, Sudewo bahkan membentuk sebuah tim khusus yang disebut 'Tim 8', beranggotakan tim suksesnya.
Sampai saat ini, sudah empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Selain Sudewo, ada Abdul Suyono (Kades Karangrowo), Sumarjiono (Kades Arumanis), dan Karjan (Kades Sukorukun).
Semuanya berasal dari wilayah Kecamatan Jakenan dan Jaken. Persidangan kasus ini nantinya pasti akan diikuti dengan ketat.
Artikel Terkait
Iran Tegaskan Tolak Pembicaraan dengan AS, Gencatan Senjata Hampir Berakhir
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Jakarta Sore Ini
Manchester City Kalahkan Arsenal 2-1, Jarak Puncak Klasemen Menyempit
AS Tembak dan Sita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman, Tuduh Langgar Gencatan Senjata