Jakarta - Aksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) benar-benar mencuri perhatian di pasar modal hari ini. Pada Selasa (25/11/2025) pagi, saham emiten tambang ini melesat tinggi, didorong oleh sentimen positif dari sejumlah katalis korporasi dan sinyal teknikal yang kian menguat.
Catatan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, tepat pukul 10.13 WIB, BUMI sudah naik 9,17 persen ke level Rp238 per saham. Yang bikin heboh, nilai transaksinya mencapai Rp1,78 triliun angka yang cukup fantastis. Dalam sepekan terakhir, kenaikannya bahkan tembus 10,28 persen. Dan kalau dilihat dari performa sebulan belakangan, grafiknya benar-benar hijau dengan lonjakan hingga 77,61 persen.
Michael Yeoh, seorang pengamat pasar modal, menyoroti kabar rencana akuisisi yang sedang hangat diperbincangkan.
ungkapnya, Selasa (25/11/2025).
Menurut Michael, proyek yang menyertai akuisisi ini menarik perhatian pasar karena skalanya yang tidak main-main. Ada rencana pembangunan pabrik alumina berkapasitas 2,4 juta ton per tahun, dengan kebutuhan bauksit mencapai 7,9 juta ton per tahun. Proyeksi operasionalnya ditargetkan kuartal II-2026.
tambahnya.
Di sisi lain, Michael juga mengingatkan bahwa BUMI masih menunggu kepastian dari sisi tata kelola.
tuturnya.
Dari sudut pandang teknikal, ia melihat sinyal yang cukup menjanjikan.
Artikel Terkait
Harga Minyak Diprediksi Tertekan hingga 2026, Baru Pulih Setelahnya
Pasar Tenaga Kerja AS Mandek, Tapi Tingkat Pengangguran Justru Menyusut
Beras untuk Rakyat 2026 Dijamin Aman, Stok Bulog Capai 3,2 Juta Ton
Iran di Ambang Perubahan: Krisis Ekonomi dan Gejolak Sosial Menggerus Fondasi Republik Islam