Lalu, bagaimana dengan sang penerus? Hans Patuwo bukanlah nama baru. Pengalamannya di Gojek, Gopay, dan GoTo sudah menembus hampir delapan tahun. Sebelumnya, sebagai COO, ia memegang kendali atas berbagai lini bisnis inti. Perannya dalam mengembangkan GoTo Financial pun dinilai sangat strategis, hingga akhirnya membawa platform fintech itu menjadi salah satu yang terdepan di Indonesia.
Namun begitu, perubahan tak hanya terjadi di kursi direktur utama. Ade Mulyana, sang Direktur Public Affairs and Communications, juga memutuskan untuk mundur. Alasannya, ingin lebih fokus pada urusan keluarga dan aktivitas profesional lainnya di luar GoTo.
Di sisi lain, jajaran komisaris pun tak luput dari perombakan. Pablo Malay dan Winato Kartono telah mengajukan pengunduran diri. Untuk mengisi kekosongan itu, perusahaan mencalonkan Andre Soelistyo dan Santoso Kartono sebagai pengganti.
Semua perubahan struktural ini masih menunggu keputusan akhir. Nasibnya akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025 mendatang. Kita tunggu saja kelanjutannya.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 2,02% di Sesi I, Didorong Aksi Beli Luas
BEI Soroti Sembilan Emiten dengan Kepemilikan Saham Terlalu Terkonsentrasi
IHSG Bangkit Usai Gencatan Senjata, Analis Ingatkan Risiko Masih Membayangi
Gencatan Senjata AS-Iran Pacu Bursa Asia Menguat, Investor Tetap Waspada