Diketahui bahwa, Jumlah penjualan dan pendapatan usahanya mencapai 172 juta USD atau setara Rp2,6 triliun.
Angka tersebut dikurangkan dengan beban pokok penjualan sebesar 123 juta USD atau setara Rp1,9 triliun.
Maka dari itu, laba brutonya mencapai 48 juta USD atau setara dengan Rp744 miliar.
Setelah dikurangkan dengan berbagai beban dan pajak, maka laba bersih PT Archi Indonesia Tbk sejumlah 11,2 juta USD atau setara Rp173,6 miliar.
Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar Rp60,5 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama yakni mencapai 15,1 juta USD atau setara Rp234 miliar.
Alami kemerosotan jumlah keuntungan, diketahui bahwa jumlah Utang korporasi ini semakin membengkak.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: innalar.com
Artikel Terkait
IFSH Cetak Kenaikan 81,56% di Tengah Pelemahan IHSG 7,89%
Wall Street Ditutup Merah Pekan Lalu, Dihantam Ketegangan Timur Tengah dan Data Pekerjaan AS yang Lemah
Laba Bersih PGN Anjlok 36,5% Meski Pendapatan Naik 4,9%
Garuda Indonesia Turun Peringkat ke Bintang 4, Janjikan Transformasi Layanan