Mengenal Spirulina, Si Mikroalga Berbentuk Spiral
Kalau dilihat dari bentuknya, Spirulina platensis memang unik. Mikroalga biru-hijau ini punya bentuk spiral yang khas. Ia termasuk dalam kelompok cyanobacteria, makhluk kecil yang punya kemampuan luar biasa untuk berfotosintesis. Warna hijau kebiruannya yang khas itu berasal dari pigmen fikosianin, selain tentu saja klorofil. Yang menarik, mikroorganisme ini cukup tangguh. Ia bisa hidup di lingkungan dengan tingkat alkalinitas tinggi dan tahan terhadap berbagai fluktuasi suhu.
Kemampuan adaptasinya yang baik itu membuat Spirulina relatif mudah dibudidayakan. Anda bisa menumbuhkannya di air tawar, air payau, atau bahkan air laut. Tapi perlu diingat, media pertumbuhan yang berbeda-beda ini nantinya akan memengaruhi komposisi nutrisi yang dihasilkan. Jadi, tak bisa disamaratakan.
Kandungan Gizi yang Luar Biasa
Protein dan Asam Amino
Inilah yang membuat Spirulina begitu istimewa. Kadar proteinnya sangat tinggi, bisa mencapai 55 hingga 70 persen dari berat keringnya. Proteinnya pun bukan sembarang protein. Ia mengandung berbagai asam amino esensial yang tubuh kita butuhkan, seperti lisin, metionin, dan triptofan. Komposisinya yang lengkap dan mudah dicerna ini menjadikannya sumber protein berkualitas tinggi.
Lipid dan Asam Lemak Esensial
Meski kadar lemak keseluruhannya rendah, Spirulina menyimpan kejutan. Di dalamnya terdapat asam lemak tak jenuh ganda, terutama gamma-linolenic acid atau GLA. Senyawa ini dikenal punya peran penting dalam menjaga keseimbangan metabolisme dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Artikel Terkait
Oppo Reno 15 Siap Guncang Pasar dengan Selfie Ultra-Wide 50 MP
Blibli Buka Promo Elektronik di Tengah Bulan, Solusi Saat Dompet Tipis
Bayi Pertama Antartika: Kelahiran yang Dirancang untuk Klaim Kedaulatan
Ujian Kepemimpinan: Berani Tak Populer untuk Selamatkan Sistem Pensiun ASN