Timnas Indonesia U-17 Kalahkan Honduras 2-1 di Piala Dunia U-17 2025: Kemenangan Bersejarah!

- Selasa, 11 November 2025 | 00:00 WIB
Timnas Indonesia U-17 Kalahkan Honduras 2-1 di Piala Dunia U-17 2025: Kemenangan Bersejarah!
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Honduras U-17: Kemenangan Perdana di Piala Dunia U-17 2025

Kemenangan Bersejarah! Timnas Indonesia U-17 Taklukkan Honduras 2-1 di Piala Dunia U-17 2025

Timnas Indonesia U-17 meraih kemenangan bersejarah dalam laga Piala Dunia U-17 2025. Pada pertandingan yang digelar di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin malam WIB, skuad Garuda Asia berhasil mengalahkan Timnas Honduras U-17 dengan skor akhir 2-1.

Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Evandra Florasta pada menit ke-52 dan Fadly Alberto Hengga pada menit ke-72. Sementara gol balasan Honduras dicetak oleh Luis Suazo di menit ke-54. Kemenangan ini menjadi catatan sejarah manis sebagai kemenangan perdana Indonesia di ajang Piala Dunia U-17.

Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Honduras U-17

Babak Pertama

Babak pertama dimulai dengan timnas Indonesia U-17 langsung mengambil inisiatif menekan. Pertandingan berlangsung intens dengan banyak tackle keras dari kedua tim di lima menit awal.

Rafi Rasyiq mendapatkan peluang pertama di menit kedelapan melalui tembakan spekulatif, namun bola masih melambung tinggi. Zahaby Gholy kemudian mencoba peruntungan melalui tendangan bebas di menit ke-11 yang masih bisa ditangkap kiper Honduras, Noel Valladares.

Honduras membalas melalui Luis Suazo di menit ke-13 yang berhasil mengenai jaring samping gawang Mike Hoppenbouwers. Mike Arana kembali mengancam di menit ke-19 dengan tembakan dari dalam kotak penalti yang masih meleset.

Peluang emas pertama Indonesia datang di menit ke-29. Evandra Florasta melepaskan tembakan di dalam kotak penalti yang berhasil ditepis Valladares. Bola jatuh ke kaki Mierza Firjatullah, namun sepakannya melambung tinggi dan gagal menghasilkan gol.

Dua menit berselang, Fadly Alberto mendapatkan kesempatan dengan sepakan keras dari dalam kotak penalti, namun kembali berhasil diantisipasi kiper Honduras. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Babak Kedua

Babak kedua dimulai dengan ancaman awal dari Honduras melalui Denzel Arzu di menit ke-46. Namun, tandukannya masih melebar dari sasaran.

Indonesia membalas dengan peluang Mierza di menit ke-47 yang masih bisa diamankan kiper, disusul tembakan Nazriel Alvaro semenit kemudian yang kembali ditepis Valladares.

Momen penting terjadi di menit ke-49 ketika wasit memutuskan penalti untuk Indonesia setelah Oliva menjatuhkan Mierza di kotak penalti. Evandra Florasta yang menjadi eksekutor berhasil menaklukkan kiper Honduras di menit ke-52 dan membawa Indonesia unggul 1-0.

Sayangnya, keunggulan ini hanya bertahan singkat. Di menit ke-54, Putu Panji melakukan pelanggaran di kotak penalti Indonesia yang membuat wasit memberikan penalti untuk Honduras. Luis Suazo sukses mengeksekusi dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Indonesia akhirnya kembali memimpin di menit ke-72 melalui gol spektakuler Fadly Alberto. Tembakan setengah voli dari luar kotak penalti berhasil membobol gawang Honduras dan membawa skor menjadi 2-1. Skor ini bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia U-17: Mike Hoppenbrouwers; Muhammad Al Gazani, Putu Panji (Lucas Lee 79'), Mathew Baker; Zahaby Gholy (Dimas Adi 46'), Rafi Rasyiq (Fandi Ahmad 46'), Nazriel Alvaro, Eizar Jacob (Fabio Azkairawan 46'); Evandra Florasta; Fadly Alberto Hengga, Mierza Firjatullah (Ilham Romadhona 90 1')

Pelatih: Nova Arianto

Timnas Honduras U-17: Noel Valladares; Enmanuel Martin, Osmel Medina, Obed Amador (Reagan Bodden 86'), Denzel Arzu; Joshua Palacios, Darell Oliva; Marco Reyes (Yeison Arriola 46'), Mike Arana (Cristopher Vega 79'), Luis Suazo; David Flores

Pelatih: Jose Canales

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia U-17 dalam melanjutkan perjalanan di Piala Dunia U-17 2025. Pertandingan selanjutnya akan menjadi tantangan berikutnya bagi skuad Garuda Asia untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi ini.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar