Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya buka suara terkait keputusan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang resmi menangani Persija Jakarta. Ia menilai kehadiran pelatih sekaliber Shin Tae-yong di Liga 1 Indonesia menjadi angin segar yang dapat mendongkrak kualitas kompetisi.
Shin Tae-yong diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih anyar Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa (9/6/2026). Pelatih asal Korea Selatan itu dikontrak dengan durasi tiga musim ke depan. Langkah ini langsung mendapat respons positif dari orang nomor satu di sepak bola Indonesia tersebut.
Erick Thohir menyebut bahwa kehadiran pelatih-pelatih berkualitas seperti Shin Tae-yong akan berdampak langsung pada peningkatan level kompetisi. Ia mencontohkan, peringkat Liga Indonesia di Asia telah menunjukkan tren positif, naik dari posisi 25 ke 18.
“Bagus dong, karena ranking Liga kita (di Asia) itu kan naik dari 25 menjadi 18 kalau tidak salah,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu menegaskan bahwa PSSI terus berupaya mendorong perbaikan kompetisi secara berkelanjutan. Ia optimistis, dalam beberapa waktu ke depan, Liga 1 Indonesia bisa menembus jajaran 10 besar liga terbaik di Asia.
“Target kami kalau bisa 10 besar. Kemarin secara komersial, Liga kami sudah ranking satu Asia Tenggara. Artinya, makin banyak pelatih yang memegang bangku di klub-klub, itu mestinya kualitas klub makin bagus,” kata Erick.
Ia menambahkan, semakin banyak pemain dengan kualitas tinggi yang merumput di Indonesia, maka kompetisi pun akan semakin kompetitif. “Makin banyak pemain yang datang ke Liga kita dengan kualitas bagus, mestinya Liga-nya makin bagus,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Trump Ancam Serang Iran Habis-habisan Jika Tak Segera Capai Kesepakatan Damai
NASA Tunjuk Astronaut Italia Luca Parmitano sebagai Pilot Misi Artemis III
Laba Bersih Maskapai Global Diprediksi Anjlok Akibat Lonjakan Harga Bahan Bakar
Serangan Rudal Iran Rusak Pangkalan Udara Israel di Ramat David, Tak Ada Korban Jiwa