Konsumsi matcha berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan akibat tingginya kandungan kafein. Gejala yang mungkin timbul termasuk gelisah, jantung berdebar-debar, dan insomnia.
Gangguan Pencernaan Akibat Matcha
Terlalu banyak mengonsumsi matcha juga berpotensi menyebabkan masalah pencernaan seperti sakit perut atau sembelit. Hal ini disebabkan oleh kadar tanin yang tinggi dalam bubuk matcha.
Bahaya Tambahan dalam Minuman Matcha Kemasan
Dr. Decsa mengingatkan bahwa bahaya matcha seringkali justru berasal dari bahan tambahan. "Matcha itu apakah ditambah dengan krimer, gula, atau susu tinggi lemak. Yang menjadikannya tidak sehat adalah bahan tambahannya," jelasnya.
Risiko Obesitas dari Minuman Matcha Komersial
Kelebihan kalori dari bahan tambahan dalam minuman matcha dapat menyebabkan obesitas jika dikonsumsi terus-menerus. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit berbahaya seperti jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi.
Dengan memahami manfaat dan bahaya matcha, konsumen dapat menikmati minuman ini secara lebih bijak dan bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Artikel Terkait
KPK Alihkan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas ke Rumah
Menteri Luar Negeri Iran Ucapkan Idulfitri dan Apresiasi Dukungan Indonesia, Malaysia, Brunei
Spalletti Geram, Juventus Gagal Penalti Lagi dan Cuma Raih Satu Poin Lawan Sassuolo
Bupati Bone Imbau Warga Alihkan Tabungan ke Emas Antisipasi Inflasi