Yogyakarta baru saja menjadi tuan rumah acara final GenKBiz, sebuah program inkubasi bisnis yang digagas KB Bank. Program ini memang sengaja menyasar anak-anak muda dengan ide usaha segar, yang tak cuma menjanjikan secara komersial, tapi juga punya dampak sosial dan lingkungan yang kuat. Intinya, mereka mencari wirausaha masa depan yang punya prinsip ESG Environmental, Social, and Governance benar-benar tertanam dalam model bisnisnya.
Menurut pihak bank, GenKBiz ini adalah bagian dari upaya lebih besar untuk membangun ekosistem kewirausahaan nasional yang inklusif. Caranya? Dengan memberi peserta pembekalan bisnis, mentoring intensif, dan tentu saja, ruang untuk mengembangkan ide-ide mereka. Tujuannya jelas: melahirkan bisnis yang profitabel sekaligus punya dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Acara puncaknya adalah sesi final pitching yang cukup menegangkan. Di sana, para finalis mempresentasikan ide mereka di hadapan dewan juri yang berisi praktisi industri, akademisi, dan tentu saja perwakilan KB Bank. Penilaiannya komprehensif, mencakup inovasi, kelayakan bisnis, dan seberapa kuat dampak ESG yang diusung. Dari proses itu, akhirnya terpilih tiga pemenang terbaik.
Firdaus Sari Asta berhasil meraih juara pertama dengan Mustav Co. Ide bisnisnya cerdas: mengolah limbah pelepah pisang menjadi material pengganti kulit atau vegan leather yang tahan lama dan elegan. Produknya ditujukan sebagai sustainable corporate gift.
“Mustav Co tidak hanya menyelesaikan masalah limbah pertanian,” jelasnya. “Tapi juga memberdayakan kelompok perempuan di Cilacap dan mendukung perusahaan menerapkan standar ESG.”
Artikel Terkait
Timah Kolaps 10%, Minyak Tergelincir: Pasar Komoditas Dibanjiri Sinyal Merah
Program Makan Bergizi Indonesia Jadi Sorotan Gedung Putih dan Rockefeller
OJK dan BEI Ajukan Solusi Transparansi untuk Jawab Kekhawatiran MSCI
Trump Pangkas Tarif India, Modi Balas dengan Komitmen Belanja Ratusan Miliar Dolar