Lucu sekali. Tulisan satir Tere Liye malah dibaca mentah-mentah oleh sebagian orang, dikira sebagai dukungan. Sepertinya mereka benar-benar tak paham satire, atau mungkin terlalu sering 'menikmati' program MBG hingga otaknya kenyang. 🤣
"
Ya sudah, anggap saja ini membantu program pemerintah. Bukannya malah bagus? Bayangkan, tiap kecamatan punya satu dapur umum. PSI dapat jatah 7000, Gerindra, Golkar, dan kawan-kawannya dapat sekian ribu. Belum lagi yayasan coklat, yayasan loreng, semua kebagian.
Lagipula, MBG kan menyerap tenaga kerja. Setiap dapur butuh tiga ASN, belum lagi koki dan kurir pengantar. Soal kantin atau warung UMKM yang sepi dan gulung tikar? Itu salah mereka sendiri. Kenapa tidak ikut MBG saja? Proses seleksinya kan katanya fair.
Artikel Terkait
Prabowo Undang Ormas Islam Bahas Peran Indonesia di Dewan Perdamaian
Pujian Pakar AS untuk Program Makan Gratis Prabowo Berbanding Terbalik dengan Polemik Dalam Negeri
Megawati Hadiri Forum Kemanusiaan di Abu Dhabi, Didampingi Putra dan Rombongan PDIP
Ledakan Mengerikan di Pelabuhan Paotere, Sepuluh Nelayan Terlompat ke Laut