Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, punya wacana baru untuk mengurai kemacetan dan banjir di Daan Mogot, Jakarta Barat. Gagasannya? Membangun sebuah flyover. Rencana ini muncul saat dia meninjau langsung lokasi pembangunan pompa pengendali banjir di KM 13, awal Februari lalu.
Menurutnya, penanganan banjir tak bisa cuma mengandalkan solusi sesaat. Perlu ada langkah yang lebih permanen. "Untuk jangka menengah, saya sedang memikirkan apakah memang diperlukan untuk membuat flyover di tempat ini," ujar Pramono.
"Yang panjangnya mungkin lebih dari 2 kilo. Saya akan minta segera Dinas Bina Marga untuk menghitung kembali flyover di tempat ini."
Memang, Daan Mogot sudah lama jadi langganan banjir. Salah satu akar masalahnya adalah posisi jalan yang ternyata lebih rendah dari permukaan Sungai Mookervart di sekitarnya. Akibatnya, saat debit air naik, luapan ke badan jalan pun sulit dihindari. Flyover yang dibayangkan, dengan panjang lebih dari dua kilometer, diharapkan bisa menghubungkan titik-titik rawan tersebut.
Artikel Terkait
Imlek 2026 Siapkan Long Weekend Empat Hari, Catat Tanggalnya!
Ciujung Meluap, Tol Jakarta-Merak Lumpuh Akibat Banjir 10 Kilometer
Hilal Ramadan 2026 Diprediksi Baru Terlihat 18 Februari
PPATK Kebanjiran 43 Juta Laporan Transaksi Sepanjang 2025