Jendela Transfer Ditutup, MU Kosong Tangan
Bursa transfer Januari 2026 resmi berakhir. Dan untuk Manchester United, penutupannya berlangsung sunyi. Tak ada satu pun pemain baru yang tiba di Old Trafford. Sebaliknya, sepuluh nama justru meninggalkan klub, baik lewat pintu pinjaman maupun transfer permanen.
Namun begitu, ketenangan di musim dingin ini rupanya hanya jeda sebelum badai. Manajemen Setan Merah dikabarkan sudah menyiapkan rencana besar untuk musim panas nanti. Setidaknya ada empat target utama yang sudah masuk dalam radar, sebuah langkah yang erat kaitannya dengan potensi kepergian beberapa pilar skuad pada akhir musim 2025/2026.
Fokus mereka kini beralih ke perencanaan jangka panjang. Tujuannya jelas: membangun tim yang lebih kompetitif dan segar.
Perubahan besar kemungkinan akan terjadi di lini belakang. Situasi kontrak Harry Maguire yang masih menggantung, ditambah kabar kuat akan hengkangnya Casemiro, memaksa MU mencari sosok bek tengah berpengalaman. Salah satu nama yang mencuat adalah Dayot Upamecano dari Bayern Munchen. Bek asal Prancis itu dinilai punya segalanya: fisik kuat, jam terbang tinggi, dan mentalitas yang cocok untuk tekanan di klub sebesar United.
Lini tengah juga bakal dapat perhatian serius. Meski Kobbie Mainoo berkembang pesat di bawah asuhan Michael Carrick, tim tetap butuh penyeimbang. Jika Casemiro benar-benar pergi, Ruben Neves muncul sebagai opsi yang masuk akal. Gelandang Portugal itu sudah tak asing lagi dengan gempita Premier League dan diyakini bisa membawa stabilitas serta kepemimpinan di lapangan tengah.
Di sisi lain, situasi di sayap kiri masih keruh. Masa depan Marcus Rashford belum jelas. Carrick mungkin berharap ia bertahan, tapi dinamika internal membuat klub harus siap dengan segala kemungkinan. Julian Brandt dari Borussia Dortmund disebut-sebut sebagai kandidat yang menarik. Dengan usia yang matang serta statistik gol dan assist yang konsisten, dia bisa jadi solusi.
Lalu, ada soal ujung tombak. Benjamin Sesko masih butuh pendamping atau pesaing yang selevel. Di sinilah nama Dusan Vlahovic muncul. Penyerang Juventus itu, yang dikenal dengan fisik, teknik, dan insting golnya yang tajam, bisa menjadi opsi menarik terutama jika didatangkan dengan skema pinjaman.
Mengapa MU Pilih "Diam" di Januari?
Keputusan untuk tak mendatangkan pemain baru di bursa Januari bukan tanpa alasan. Ada perhitungan strategis di baliknya, terutama menyangkut kondisi keuangan dan situasi kepelatihan yang belum stabil.
Dari sisi finansial, MU sudah menggelontorkan dana tak sedikit sekitar 232 juta Poundsterling di musim panas lalu. Menahan diri di Januari adalah cara untuk menata ulang keuangan dan menghindari keputusan impulsif. Seperti kita tahu, harga pemain cenderung melambung tinggi di jendela tengah musim ini.
Faktor pelatih juga jadi pertimbangan utama. Memboyong pemain bintang saat ini dinilai terlalu berisiko. Filosofi pelatih seperti apa yang akan dianut klub ke depan masih tanda tanya. Michael Carrick sendiri statusnya masih pelatih sementara. Masa depannya di klub pun belum dipastikan setelah musim ini berakhir.
Alasan lain adalah jadwal yang lebih ringan. MU sudah tersingkir dari kedua kompetisi piala domestik. Jadi, tekanan untuk segera memperkuat tim tidak terlalu mendesak ketimbang jika mereka masih bertarung di banyak front.
Daripada membeli pemain sebagai tambal sulam, manajemen lebih memilih menabung. Anggaran dialihkan untuk membidik target-target berkualitas tinggi yang biasanya lebih terbuka untuk pindah di musim panas.
Sepuluh Pemain yang Mengucapkan Selamat Tinggal
Sementara tak ada yang masuk, pintu keluar justru ramai. Manchester United melepas sepuluh pemainnya. Lima di antaranya adalah pemain muda yang dikirim keluar lewat skema pinjaman. Tujuannya agar mereka mendapat menit bermain yang lebih banyak.
Mereka adalah:
Harry Amass (ke Norwich City),
Toby Collyer (ke Hull City),
Ethan Wheatley (ke Bradford City),
Gabriele Biancheri (ke Rotherham United), dan
James Scanlon (ke Swindon Town).
Selain itu, Jacob Devaney juga dipinjamkan ke St Mirren. Langkah-langkah ini sejalan dengan kebijakan klub untuk mendewasakan bibit-bibit muda lewat pengalaman langsung di tingkat senior.
Lalu, ada empat pemain yang dilepas secara permanen. Sam Mather hijrah ke Kayserispor, Joe Hugill bergabung dengan Kilmarnock, Rhys Bennett pindah ke Fleetwood Town, dan Edward Ibrovic-Fletcher memilih Leeds United.
Daftar lengkapnya:
- Pinjaman: Amass, Collyer, Wheatley, Biancheri, Scanlon, Devaney.
- Permanen: Mather, Hugill, Bennett, Ibrovic-Fletcher.
Kini, semua mata tertuju pada musim panas. Rencana besar MU akan diuji di pasar transfer yang sesungguhnya.
Artikel Terkait
Persija Targetkan 60 Ribu Penonton di Laga Lawan Persib, Siap Buka Tier 3 JIS
Borneo FC Kalahkan Persita 2-0, Samakan Poin dengan Persib di Puncak Klasemen Super League
Barcelona Masuk Perburuan Eli Junior Kroupi, Bournemouth Pasang Harga Rp1,4 Triliun
Legenda MU Sesali Kepergian Hojlund ke Napoli: Potensi Besar yang Hilang