Persija Targetkan 60 Ribu Penonton di Laga Lawan Persib, Siap Buka Tier 3 JIS

- Selasa, 05 Mei 2026 | 21:30 WIB
Persija Targetkan 60 Ribu Penonton di Laga Lawan Persib, Siap Buka Tier 3 JIS

Duel klasik antara Persija Jakarta dan Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League Indonesia 2025/2026 tidak hanya menjanjikan pertandingan sengit di atas lapangan, tetapi juga berpotensi memecahkan rekor jumlah penontor. Panitia pelaksana telah menyiapkan hingga 60 ribu tiket untuk mengantisipasi membludaknya animo suporter, terutama dari kubu The Jakmania. Laga yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, sore WIB ini menjadi sangat istimewa karena untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir, Macan Kemayoran kembali berlaga di Jakarta saat menjamu Persib.

Rekor penonton tertinggi musim ini sebelumnya tercatat sebanyak 56.989 orang, tepatnya saat Persija menghadapi Arema FC pada 8 Februari 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Namun, laga tersebut justru menjadi kenangan pahit karena Persija harus menelan kekalahan 0-2 di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Dengan antusiasme yang jauh lebih besar jelang laga melawan Persib, angka tersebut kini diyakini bakal terlampaui.

Ketua panitia pelaksana Persija, Ferry Indrasjarief, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skenario maksimal untuk mengakomodasi jumlah penonton. Ia menargetkan hingga 60 ribu penonton karena animo The Jakmania yang luar biasa. “Kami menargetkan hingga 60 ribu penonton karena animo The Jakmania untuk nonton pertandingan ini memang luar biasa,” ujarnya.

Selain SUGBK, panpel juga menyiapkan opsi penggunaan Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara jika stadion utama tidak dapat digunakan. Menariknya, panpel membuka kemungkinan untuk mengaktifkan tribun tier 3 di JIS untuk pertama kalinya. Selama ini, area tersebut belum pernah digunakan dalam pertandingan kandang Persija. Dengan kapasitas maksimal stadion mencapai sekitar 82 ribu penonton serta regulasi terbaru yang memperbolehkan pengisian lebih dari 80 persen, peluang tersebut semakin terbuka.

“Sesuai dengan assessment terakhir, bahwa kita boleh sampai di atas 80 persen lebih. Nah, kalau di atas 80 persen kan kita berarti bisa buka tier 3,” jelas Ferry. “Dan izin yang saya ajukan juga 60.000 penonton, karena animo The Jakmania untuk nonton pertandingan ini memang luar biasa. Jadi Insyaallah, amin-amin, saya akan buka tier 3,” lanjutnya.

Di sisi lain, aspek keamanan menjadi perhatian serius panpel. Karakteristik JIS yang tidak memiliki lintasan atletik membuat jarak tribun dengan lapangan relatif dekat. Untuk itu, sejumlah langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penyesuaian akses tangga dan penambahan jumlah petugas keamanan. “Paling tangganya yang menuju ini seperti biasa akan saya jauhkan. Karena kalau untuk turun, kalau tidak ada tangga, turun mereka repot juga, lompatnya kan agak jauh juga itu,” kata Ferry. “Paling saya perbanyak steward saja. Terus saya rasa harusnya tim sebesar Persib ya mereka harus siap menerima situasi seperti apa pun. Mau di Lebak Bulus, mau di Senayan, mau di ini, ya mereka harus siap. Kan saya udah berupaya untuk main di SUGBK, tapi kalau ternyata tidak, ya sulit. Ya mau tidak mau di JIS, sudah tinggal pilihan kedua,” tambahnya.

Pertandingan Persija versus Persib selalu menjadi magnet besar di sepak bola Indonesia. Rivalitas panjang kedua tim, ditambah kepentingan di papan klasemen, membuat laga ini dipastikan berlangsung sengit. Dengan potensi kehadiran puluhan ribu suporter, atmosfer stadion diprediksi akan membara dan menjadi salah satu pertandingan paling bersejarah musim ini.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar