Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, meyakini bahwa klubnya telah melakukan kesalahan besar dengan melepas Rasmus Hojlund, seorang striker yang ia sebut memiliki potensi luar biasa. Keputusan itu, menurut Schmeichel, akan menjadi penyesalan jangka panjang bagi Setan Merah.
Hojlund sendiri saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Napoli. Bersama klub Serie A tersebut, penyerang asal Denmark itu telah mencatatkan 14 gol dari 41 penampilan di berbagai ajang. Angka tersebut menunjukkan bahwa performanya cukup konsisten di kompetisi Italia.
Kesepakatan awal antara Manchester United dan Napoli mencakup klausul pembelian permanen. Napoli diwajibkan untuk merekrut Hojlund secara tetap apabila mereka berhasil lolos ke Liga Champions. Dengan posisi mereka yang kini duduk di peringkat kedua klasemen Serie A dan hanya menyisakan tiga pertandingan, tim asuhan Antonio Conte hampir dipastikan akan mengamankan tiket ke kompetisi elit Eropa musim depan.
Konsekuensinya, Hojlund akan tetap berseragam Napoli secara permanen. Schmeichel, yang merupakan legenda hidup di posisi penjaga gawang United, sebelumnya berharap sang striker dapat kembali ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas ini. Ia menilai Hojlund bisa menjadi pemain yang benar-benar fantastis bagi lini depan Setan Merah.
Ekspektasi tinggi sempat tertumpu pada pemain internasional Denmark itu sejak kepindahannya dari Atalanta pada tahun 2023 dengan nilai transfer mencapai 72 juta pound sterling. Pada musim perdananya, Hojlund mampu membayar kepercayaan tersebut dengan mencetak 16 gol di semua kompetisi.
Namun, musim keduanya berjalan jauh lebih berat. Ia hanya mampu mencetak empat gol di Liga Premier, dan Manchester United akhirnya memutuskan untuk melepasnya pada bursa musim panas lalu. Penggantinya, Benjamin Sesko yang didatangkan dengan harga 73 juta pound sterling, juga sempat kesulitan beradaptasi di awal musim. Meskipun demikian, performa pemain Slovenia itu meningkat signifikan di paruh kedua musim dengan koleksi 11 gol di Liga Premier.
Manchester United kemungkinan masih akan mencari tambahan striker pada musim panas mendatang untuk mendukung Sesko. Schmeichel menyesalkan bahwa Hojlund tidak akan menjadi bagian dari rencana tersebut.
“Saya pikir kesepakatannya adalah jika Napoli lolos ke Liga Champions maka mereka wajib untuk mengontrak Rasmus Hojlund secara permanen,” ujar Schmeichel dalam podcast The Good, The Bad & The Football.
“Jadi itu agak disayangkan karena saya suka Hojlund dan saya pikir dia bisa menjadi pemain yang fantastis. Tapi saya rasa dia tidak ingin kembali dan saya rasa dia tidak bisa karena Napoli sudah lolos ke Liga Champions,” lanjutnya.
Kritik serupa juga datang dari mantan bintang Manchester United lainnya, Nicky Butt. Ia menilai perlakuan klub terhadap Hojlund sebagai sesuatu yang keliru. Butt bahkan khawatir pola yang sama akan terulang pada Sesko.
“Apa yang mereka lakukan dengan Hojlund salah karena mereka mendatangkan pemain muda yang tidak memiliki pengalaman di Liga Premier dan memintanya untuk memikul beban Manchester United,” kata Butt.
“Saya takut mereka akan melakukan itu dengan Sesko. Saya tahu Sesko telah bermain sangat baik akhir-akhir ini, tetapi mereka masih perlu mendapatkan penyerang tengah lain. Kami memiliki empat pemain top di posisi itu,” tegasnya.
Sementara itu, Manchester United dipastikan akan bergabung dengan Napoli di Liga Champions musim depan. Setelah kemenangan 3-2 atas Liverpool pada akhir pekan lalu, tim asuhan pelatih sementara Michael Carrick berada di jalur yang tepat untuk finis di peringkat ketiga Liga Premier. United akan menutup musim 2025-26 dengan menghadapi Sunderland, Nottingham Forest, dan Brighton.
Artikel Terkait
Persija Targetkan 60 Ribu Penonton di Laga Lawan Persib, Siap Buka Tier 3 JIS
Borneo FC Kalahkan Persita 2-0, Samakan Poin dengan Persib di Puncak Klasemen Super League
Barcelona Masuk Perburuan Eli Junior Kroupi, Bournemouth Pasang Harga Rp1,4 Triliun
Manchester United Siapkan Skuad Baru untuk Musim 2026/2027 Usai Pastikan Tiket Liga Champions