Komitmen Jatim Capai Net Zero Emission 2060 Melalui Rehabilitasi Mangrove
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat komitmen mencapai Net Zero Emission 2060 melalui program rehabilitasi dan konservasi mangrove. Langkah nyata diwujudkan dalam Festival Mangrove VIII di Pantai Martajasah, Bangkalan, yang dihadiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan musisi Kaka Slank.
Gerakan "Ayo Nandur" Mangrove untuk Masa Depan Hijau Jatim
Dalam kegiatan bertajuk 'Ayo Nandur', Gubernur Khofifah melakukan penanaman mangrove bersama TNI AL, Kementerian LHK, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah. Gubernur juga menggunakan scooter listrik sebagai simbol transisi menuju gaya hidup rendah emisi.
"Ketangguhan ekologis adalah bagian dari ketangguhan daerah. Dari ekosistem yang lestari, lahir masyarakat tangguh dan ekonomi berkeadilan. Melalui gerakan 'Ayo Nandur', kita menanam harapan untuk masa depan hijau Jawa Timur," tegas Khofifah.
Strategi Rehabilitasi Mangrove Kunci Turunkan Emisi Karbon
Rehabilitasi mangrove menjadi strategi kunci dalam menurunkan emisi karbon di Jawa Timur. Program Mangrove Lestari Pemprov Jatim menjaga keseimbangan antara manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.
"Ekologi yang tangguh akan menopang ekonomi yang tumbuh. Mangrove bukan hanya penahan abrasi, tetapi juga sumber ekonomi baru bagi masyarakat," ujar Khofifah.
Artikel Terkait
Razia Truk 2026: 26 Persen Kendaraan Barang Masih Langgar Aturan, Target Zero ODOL 2027 Terancam
Lebih dari 10,7 Juta Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan 2025
Harga Solar di Kamboja Melonjak 110% Akibat Konflik Timur Tengah
Pemerintah Saudi Perketat Pengawasan, Indonesia Ingatkan Waspada Modus Haji Ilegal