Motorola Edge (2026) Resmi Meluncur, Hadirkan Kamera Telefoto dan Ketahanan Militer di Kelas Menengah

- Rabu, 10 Juni 2026 | 21:30 WIB
Motorola Edge (2026) Resmi Meluncur, Hadirkan Kamera Telefoto dan Ketahanan Militer di Kelas Menengah

Motorola resmi memperkenalkan smartphone terbaru untuk pasar Amerika Serikat, Motorola Edge (2026), yang menyasar segmen menengah dengan membawa sejumlah fitur yang lazim ditemukan pada perangkat premium. Perangkat ini menggabungkan kamera telefoto optik, sertifikasi ketahanan kelas tinggi, serta kecerdasan buatan yang terintegrasi langsung ke dalam sistem.

Kehadiran Motorola Edge (2026) menandai tren yang semakin berkembang di industri ponsel pintar, di mana perangkat kelas menengah tidak lagi hanya mengandalkan performa, tetapi juga menghadirkan kemampuan fotografi dan ketahanan yang sebelumnya identik dengan model flagship.

Salah satu daya tarik utama perangkat ini terletak pada sektor kameranya. Motorola Edge (2026) dibekali tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50MP dengan sensor Sony Lytia 710 dan dukungan Optical Image Stabilization (OIS), kamera ultrawide 50MP yang juga berfungsi sebagai kamera makro, serta kamera telefoto 10MP yang mendukung pembesaran optik hingga 3x dan OIS. Kehadiran kamera telefoto menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat fitur tersebut masih relatif jarang ditemukan pada ponsel kelas menengah.

Motorola juga menyematkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk Photo Enhancement Engine untuk pengolahan gambar dan Action Shot yang dirancang membantu menangkap subjek bergerak dengan lebih stabil. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 50MP untuk kebutuhan swafoto maupun panggilan video.

Dari segi layar, Motorola Edge (2026) mengusung panel OLED berukuran 6,3 inci dengan resolusi 1,5K. Panel ini mendukung refresh rate hingga 120Hz dan teknologi HDR10 , sehingga mampu menampilkan animasi yang lebih mulus serta reproduksi warna yang lebih kaya. Motorola mengklaim tingkat kecerahan puncaknya mencapai 5.200 nit, menjadikannya salah satu layar paling terang di kelasnya. Untuk perlindungan, layar tersebut telah dilapisi Corning Gorilla Glass 7i.

Sektor performa dipercayakan pada chipset MediaTek Dimensity 7450 yang diproduksi menggunakan proses fabrikasi 4nm. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Kombinasi ini ditujukan untuk mendukung aktivitas harian, multitasking, hingga gaming dengan konsumsi daya yang tetap efisien. Motorola juga langsung membekali perangkat ini dengan sistem operasi Android 16 saat keluar dari kotak penjualan.

Perusahaan menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi Android hingga tiga generasi. Selain itu, pengguna dapat memilih asisten AI yang ingin digunakan, mulai dari Moto AI, Google Gemini, hingga Perplexity. Fitur lain yang turut tersedia mencakup Circle to Search dan Smart Connect untuk menghubungkan ponsel dengan perangkat lain seperti PC atau tablet.

Motorola Edge (2026) dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh yang mendukung pengisian daya cepat 60W melalui kabel. Selain itu, ponsel ini juga mendukung pengisian daya nirkabel 15W. Motorola mengklaim pengisian selama tujuh menit sudah cukup untuk memberikan daya yang mampu menunjang penggunaan hingga satu hari dalam skenario tertentu.

Di luar spesifikasi kamera dan performa, Motorola turut menyoroti ketahanan perangkat sebagai salah satu keunggulan utama. Motorola Edge (2026) telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 yang menandakan perlindungan terhadap debu, rendaman air, serta semprotan air bertekanan tinggi. Tak hanya itu, perangkat ini juga memenuhi standar militer MIL-STD-810H yang dirancang untuk menguji ketahanan terhadap benturan dan kondisi lingkungan tertentu. Fitur pendukung lainnya meliputi sensor sidik jari di bawah layar, speaker stereo dengan Dolby Atmos, Wi-Fi 6, serta Bluetooth 5.4.

Motorola Edge (2026) dijadwalkan mulai tersedia di Amerika Serikat pada 11 Juni 2026. Perangkat ini dibanderol 599,99 dolar AS atau sekitar Rp10,7 juta dan hadir dalam pilihan warna Pantone Martini Olive dengan tekstur yang menyerupai kain twill. Hingga saat ini, Motorola belum mengumumkan ketersediaan perangkat tersebut untuk pasar di luar Amerika Serikat, termasuk Indonesia.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar