Pesan Gubernur untuk PPPK Baru
Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa perubahan status kepegawaian ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi keluarga para Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Mudah-mudahan SK ini bisa jadi penopang bagi tumbuhnya ekonomi keluarga sekalian,” ujar Anwar. Ia juga mengingatkan para PPPK yang baru diangkat untuk tetap mengutamakan pelayanan publik yang berkualitas dan profesional.
Evaluasi Kinerja dan Efisiensi Anggaran
Gubernur meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan evaluasi kinerja secara berkala terhadap para pegawai baru tersebut. Meski menyoroti adanya efisiensi anggaran yang signifikan, Anwar berpesan agar hal itu tidak mengendurkan semangat pelayanan.
“Hampir Rp 1,2 triliun hilang di Tahun 2026 karena efisiensi anggaran, tetapi jangan kendur, tetap layani rakyat dengan baik,” tegasnya.
Program pengangkatan PPPK ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sumber daya aparatur, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis administrasi. Acara penyerahan SK ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Sekretaris Provinsi Sulteng Novalina, serta sejumlah kepala OPD setempat.
Artikel Terkait
Indonesia Tetap Jadi Magnet Investor di Tengah Gejolak Global
Di Balik Retorika Keras Trump, Niat Serang Iran Ternyata Belum Ada
Lebih dari 3.100 WNI Korban Sindikat Penipuan di Kamboja, Proses Pemulangan Masih Berjalan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Bebas dari Virus Nipah