AS dan China Puji Kemajuan Perundingan Dagang, Trump dan Xi Akan Bertemu
Perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China di Malaysia menunjukkan hasil positif, meningkatkan harapan akan kesepakatan yang meredakan perang dagang. Pertemuan puncak antara Donald Trump dan Xi Jinping dijadwalkan segera berlangsung.
Kemajuan Signifikan dalam Perundingan Dagang AS-China
Para pejabat AS dan China mengkonfirmasi adanya kemajuan signifikan menuju kesepakatan dagang setelah negosiasi akhir pekan di Kuala Lumpur. Pertemuan ini terjadi di sela-sela KTT ASEAN yang membahas hubungan ekonomi global.
Jadwal Pertemuan Trump dan Xi Jinping
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin China Xi Jinping dijadwalkan bertemu pada Kamis di Gyeongju, Korea Selatan. Ini akan menjadi pembicaraan tatap muka pertama mereka sejak Trump kembali ke Gedung Putih dan menerapkan kebijakan perdagangan baru.
Kerangka Kerja Kesepakatan Dagang
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengungkapkan bahwa kedua belah pihak telah menyusun kerangka kerja yang akan dibahas Trump dan Xi di Korea Selatan. Kesepakatan ini diharapkan dapat menunda ancaman kontrol ekspor China terhadap logam tanah jarang dan menghindari tarif 100 persen yang diancamkan AS.
Pembelian Produk Pertanian AS oleh China
Beijing telah setuju melakukan pembelian substansial produk pertanian AS, khususnya kedelai, yang akan menguntungkan petani Amerika. Komitmen ini menjadi bagian penting dalam penyelesaian sengketa dagang antara dua ekonomi terbesar dunia ini.
Reaksi Pasar Saham Asia
Pasar saham Asia merespons positif perkembangan perundingan dagang AS-China. Nikkei 225 Jepang dan KOSPI Korea Selatan mencapai rekor tertinggi dengan kenaikan masing-masing 2,1 persen dan 2,3 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong juga naik 0,85 persen.
Eskalasi dan Ancaman Tarif
Ketegangan dagang memuncak awal bulan ini ketika China mengumumkan aturan ekspor magnet tanah jarang dan bahan semikonduktor, sementara AS mengancam tarif 100 persen pada barang China. Para analis menilai ini sebagai strategi negosiasi kedua negara sebelum KTT Trump-Xi.
Dampak pada Ekonomi Global
Negara-negara di dunia berharap Washington dan Beijing dapat menghindari perang dagang besar-besaran yang berpotensi merusak ekonomi global. Kesepakatan antara kedua raksasa ekonomi ini sangat krusial bagi stabilitas perdagangan internasional.
Artikel Terkait
ADB Desak Jepang dan Negara Asia Alihkan Subsidi BBM Hanya untuk Kelompok Rentan
Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina untuk Hadiri KTT ke-48 ASEAN
Pesawat Tanker Militer AS Kirim Sinyal Darurat di Atas Teluk Persia, Kontak Hilang di Wilayah Qatar
Harga Cabai Merah dan Daging Ayam Naik, Sejumlah Bahan Pokok Lainnya Justru Turun