murianetwork.com elansir dari laman kall.co.id, Smelter Nikel tersebut dikelola oleh Kalla Group dibawah naungan PT. Bumi Mineral Sulawesi.
Secara resmi KALLA Group mendirikan PT. Bumi Mineral Sulawesi sebagai bentuk kontribusi terhadap perekonomian Nasional.
PT. Bumi Mineral Sulawesi atau PT. BMS adalah salah satu perusahaan Kalla yang bergerak dibidang proyek pengolahan Mineral (SMELTER).
PT. BMS memiliki produk akhir berupa ferronickel berkapasitas 33.000 ton/tahun hingga stainless steel.
Saat ini lokasi pengelolaan dari Smelter Nikel milik Kalla Group berada di Kecamatan Bua, Kab. Luwu, Sulawesi Selatan.
Jusuf Kalla membangun Smelter Nikel di Sulawesi Selatan tersebut dengan nilai investasi mencapai Rp10 Miliar.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Megawati Sambut HUT PDIP ke-53 dengan Penegasan Partai Penyeimbang
Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu untuk Guru Madrasah Non-ASN Telah Cair
Kilang Balikpapan Berbenah: Rp 123 Triliun untuk Fondasi Energi Nasional
Klok Buka Suara Soal Sakit Hati Jelang Duel Panas Persib vs Persija