Jet-jet tempur Israel dilaporkan melintasi wilayah udara sejumlah negara tetangga Iran dalam manuver yang disebut Teheran sebagai tindakan berbahaya dan ancaman langsung terhadap kedaulatannya. Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, komando militer gabungan tertinggi Iran, mengeluarkan peringatan keras atas pergerakan pesawat militer Zionis yang dinilai sengaja mendekati perbatasan udara negeri para mullah.
"(Pergerakan dan kehadiran) Pesawat militer teroris rezim Zionis di langit beberapa negara tetangga menuju Iran merupakan tindakan berbahaya dan ancaman," demikian bunyi pernyataan resmi Khatam Al Anbiya yang dikutip dari stasiun televisi IRIB, Sabtu (26/6/2026).
Pernyataan tersebut tidak merinci negara-negara tetangga mana yang menjadi jalur penerbangan jet-jet tempur Israel. Namun, ketegangan yang meningkat ini menunjukkan bahwa Israel terus mencari celah untuk mengobarkan kembali konflik di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataan yang sama, Khatam Al Anbiya juga menegaskan bahwa jika Amerika Serikat tidak mampu menahan atau mengendalikan Israel, militer Iran tidak akan menoleransi ancaman apa pun terhadap wilayahnya. Teheran menyatakan memiliki hak penuh untuk merespons setiap manuver berbahaya yang dinilai mengancam keamanan nasional.
Artikel Terkait
Dokter Ungkap 70 Persen Sistem Imun Manusia Berada di Usus
Vespa Pilih Pertahankan Identitas Klasik di Tengah Gempuran Tren Modern
Data Ketenagakerjaan AS dan Konflik Timur Tengah Bayangi Wall Street Pekan Depan
Peserta Program SPPI Meninggal Akibat TBC, Kemhan Jelaskan Hasil Tes Kesehatan