"Loyalis pemilih Anies tak suka Jokowi dan Keluarga Jokowi," ungkapnya.
"Untuk itu, diyakini KIM sedang mencoba merumuskan mencari sosok yang layak sebagai calon penantang Anies dengan strategi yang baru dan matang, memungkinkan itu faktor KIM menahan diri saat ini," pungkas Efriza.
Sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengatakan, ia telah memutuskan untuk mengusung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024.
Menurut dia, keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan masukan dari kader PKS di DKI Jakarta.
”Pada rapat hari Kamis (20/6) telah memutuskan, mengusung Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai calon calon gubernur dan Bapak Muhammad Sohibul Iman sebagai calon calon wakil gubernur, siap memperjuangkan pemenangnya,” kata Syaikhu di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (25/6).
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Pemudik Rela Begadang Demi Tiket Kereta, Stasiun Jakarta Dipadati 54 Ribu Penumpang
Lonjakan 50% Pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lain di Jakarta Justru Sepi
Pemerintah Finalisasi Formasi dan Skema Rekrutmen ASN 2026
Pemerintah Kaji Formasi ASN 2026 dengan Mempertimbangkan Kemampuan Fiskal