TURIN Rasanya, petualangan Loïs Openda di Juventus sudah di ujung jalan. Bulan Juni nanti, sang striker Belgia itu kemungkinan besar akan hengkang dari Turin. Spekulasi? Memang. Tapi kecuali ada kejutan besar di bursa transfer mendatang, perpisahan itu tinggal menunggu waktu.
Semua pihak, sepertinya, sudah punya pandangan yang sama: berpisah dengan baik-baik, tanpa drama berlebihan, dan tentu saja tanpa merugi terlalu dalam.
Langkah Juventus memperpanjang kontrak Luciano Spalletti juga tidak memberi sinyal perubahan berarti bagi Openda. Di bawah asuhan pelatih itu, posisinya justru merosot. Ia kini cuma jadi pilihan cadangan di lini serang, hanya satu tingkat di atas Arkadiusz Milik yang baru saja kembali ke skuad untuk lawan Udinese. Situasinya memang suram.
Sejak awal 2026, cuma sekali ia jadi starter: saat Juventus kalah dari Como di kandang sendiri. Dua laga terakhir, kemenangan atas Pisa (4-0) dan Udinese (1-0), ia habiskan di bangku cadangan. Perannya benar-benar menyusut.
Statistiknya selama di Juventus juga jauh dari kata mentereng. Datang di hari terakhir bursa transfer 2025 sebagai “panic buy” pengganti Kolo Muani, striker kelahiran 2000 ini cuma mencetak dua gol dari 33 penampilan di semua kompetisi. Itu pun saat melawan Roma di Serie A dan Bodo/Glimt di fase grup Liga Champions.
Artikel Terkait
Ancelotti Tegaskan Neymar Belum 100% Siap, Bintang Brasil Tak Masuk Skuad
PSM Makassar Cabut Sanksi, Imbau Pemain Jaga Berat Badan Saat Libur Lebaran
Persib Bandung Luncurkan Koleksi Streetwear Eksklusif Kolaborasi dengan Brand Inggris
Arbeloa Soroti Strategi Bertahan Madrid Hadapi Haaland di Etihad