Pembalap Wanita Ika Merdekawati Nekat Tantang Kelas Neraka ITCR 1200 cc di Mandalika

- Selasa, 16 Juni 2026 | 12:30 WIB
Pembalap Wanita Ika Merdekawati Nekat Tantang Kelas Neraka ITCR 1200 cc di Mandalika

Nama Ika Merdekawati mencuri perhatian dalam gelaran Mandalika Festival of Speed (MFoS) Round 2 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 12 hingga 14 Juni 2026. Pembalap wanita asal Makassar itu nekat menantang persaingan sengit di kelas Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1200 cc yang musim ini dijuluki sebagai “kelas neraka”. Julukan tersebut muncul bukan tanpa alasan, sebab sebanyak 33 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara turun bertarung di kelas yang dikenal memiliki persaingan sangat ketat.

Di tengah dominasi pembalap pria, kehadiran Ika menjadi warna tersendiri sekaligus bukti bahwa perempuan juga mampu tampil kompetitif di arena balap nasional. Tergabung bersama tim P-Five Racing Indonesia, ia datang ke Mandalika dengan bekal persiapan matang dan tekad besar untuk memberikan hasil terbaik. Baginya, kesempatan tampil di salah satu sirkuit terbaik di Indonesia merupakan pencapaian yang lahir dari kecintaannya terhadap dunia otomotif sejak usia muda.

“Alhamdulillah. Saya suka otomotif dari usia 13 tahun memang,” ujar Ika. Kecintaan terhadap otomotif itulah yang kemudian membawanya menekuni dunia balap hingga kini mampu bersaing di level nasional. Perjalanan yang tidak mudah tersebut menjadi bukti bahwa passion dan konsistensi dapat membuka jalan menuju panggung yang lebih besar.

Ajang MFoS Round 2 2026 juga menjadi pengalaman spesial bagi Ika. Pasalnya, ini merupakan kali pertama ia merasakan atmosfer balap di Sirkuit Internasional Mandalika yang dikenal memiliki karakter lintasan menantang dan standar internasional. “Ini pertama kali mengaspal di Mandalika, pengalaman yang sangat luar biasa,” katanya.

Meski berstatus debutan di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut, Ika tidak ingin hanya sekadar meramaikan persaingan. Ia menunjukkan tekad dan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa nama Makassar di tengah ketatnya pertarungan para pembalap nasional. Keikutsertaannya di kelas ITCR 1200 cc juga menjadi inspirasi bagi para perempuan yang memiliki minat di dunia otomotif dan motorsport.

Dengan semangat pantang menyerah, srikandi asal Makassar itu siap membuktikan bahwa keberanian dan kemampuan tidak mengenal batas gender. Saat 33 pembalap bersaing dalam satu lintasan dengan ambisi yang sama, Ika menjadi salah satu perhatian publik. Dari hobi otomotif sejak usia 13 tahun hingga akhirnya mengaspal di Mandalika, ia siap menulis babak baru dalam perjalanan karier balapnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar