Dua Pemuda di Bogor Digigit Ular Weling, Satu Tewas Satu Kritis

- Kamis, 14 Mei 2026 | 00:19 WIB
Dua Pemuda di Bogor Digigit Ular Weling, Satu Tewas Satu Kritis

Dua pemuda di kawasan Pasir Jaya, Bogor Barat, menjadi korban gigitan ular weling. Satu di antaranya meninggal dunia, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Kapolsek Bogor Barat, AKP Didin Komarudin, membenarkan peristiwa nahas tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (13/5/2026). Ia mengidentifikasi kedua korban berinisial UZ (18) dan HE (21). Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit, namun UZ tidak tertolong.

"Korban dibawa ke rumah dan langsung dilarikan ke rumah sakit UMMI Kota Bogor menggunakan ambulance. Korban atas nama Umarzein Syifalah (18) meninggal dunia dan sudah dimakamkan oleh keluarga tadi siang. Korban atas nama Hendra (21) kondisi kritis di ruang ICU RS UMMI, masih dalam penanganan medis," ujar Didin.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/5) sekitar pukul 19.00 WIB. Lurah Pasir Jaya, Rizky Dwi Nugraha, mengungkapkan bahwa kedua pemuda tersebut sedang nongkrong di sekitar area land bow Kota Bogor saat insiden berlangsung. Mereka diduga tidak menyadari bahwa ular yang menggigit merupakan jenis berbisa tinggi.

"Pada saat kejadian, salah satu korban ada yang tergigit oleh ular. Ular hitam dengan motif ada putihnya. Nah, korban mungkin tidak tahu itu ular berbisa," kata Rizky.

Menurut keterangan Rizky, setelah korban pertama digigit, rekannya yang lain secara refleks menangkap ular tersebut dan ikut tergigit. Namun, ia menyayangkan tindakan yang dilakukan para korban setelahnya.

"Nah, pada saat digigit, ada rekannya yang refleks menangkap ular tersebut (kemudian ikut digigit). Tapi yang patut disayangkan, ketika pada saat ditangkap, info yang saya terima, ular tersebut dijadikan main-mainan lah sama korban," imbuhnya.

Sementara itu, korban atas nama UZ telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Rizky menambahkan bahwa almarhum merupakan anggota Karang Taruna di Pasir Jaya. Adapun HE, warga setempat yang juga menjadi korban, hingga saat ini masih dalam perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Ummi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar