Kapten Persija Rizky Ridho Akui Insiden Kericuhan Usai Laga Kontra Persib, Siap Terima Sanksi

- Rabu, 13 Mei 2026 | 12:30 WIB
Kapten Persija Rizky Ridho Akui Insiden Kericuhan Usai Laga Kontra Persib, Siap Terima Sanksi

Pertandingan sengit antara Persija Jakarta dan Persib Bandung pada pekan ke-32 Liga Super 2025/2026 belum benar-benar usai meski peluit panjang telah dibunyikan. Laga yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026, itu memang berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Persib. Namun, ketegangan yang menyelimuti pertandingan justru meluap setelah pertandingan usai, memicu insiden yang kini menjadi sorotan luas.

Sebuah video yang tersebar di media sosial memperlihatkan kericuhan antara pemain kedua tim. Perhatian publik terutama tertuju pada kapten Persija, Rizky Ridho, yang diduga melakukan aksi menjambak rambut Beckham Putra, bintang Persib Bandung. Tidak hanya Rizky, beberapa pemain Persija lainnya juga tampak terlibat dalam insiden yang terjadi di area lapangan tersebut.

Melalui klarifikasi yang disampaikan di akun Instagram pribadinya, @rizkyridhoramadhani, pada Rabu, 13 Mei 2026, Rizky Ridho angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa tensi tinggi yang mewarnai pertandingan krusial tersebut menjadi pemicu utama terjadinya insiden kecil setelah laga usai.

“Pekan 32 kemarin merupakan pertandingan kunci yang menentukan, tensi panas kerap terjadi dalam pertandingan-pertandingan seperti itu, termasuk adanya insiden kecil selepas pertandingan,” ujar Rizky Ridho.

Pemain berusia 24 tahun itu juga menegaskan bahwa para pemain siap menerima konsekuensi dari peristiwa yang telah terjadi. Ia menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada pihak yang berwenang.

“Adanya insiden itu yang menimbulkan tafsir bermacam-macam, biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya,” tambahnya.

Di sisi lain, Rizky menekankan bahwa rivalitas yang terjadi hanya berlangsung di atas lapangan dan tidak berimbas pada hubungan pribadi antarpemain. Komunikasi di antara mereka, menurutnya, tetap terjaga dengan baik.

“Namun yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan, selesai semua itu kami para pemain telah menjalin komunikasi dengan baik,” katanya saat ditemui.

Viralnya video insiden tersebut kini menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet dan publik sepak bola nasional. Komite Disiplin PSSI diperkirakan akan turun tangan dan memberikan sanksi sebagai bentuk penegakan aturan serta upaya menjaga sportivitas dalam kompetisi.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar