Penampakan Beruang Hitam Asia di Jepang Capai Rekor Tertinggi, 13 Orang Tewas Diserang

- Rabu, 13 Mei 2026 | 02:00 WIB
Penampakan Beruang Hitam Asia di Jepang Capai Rekor Tertinggi, 13 Orang Tewas Diserang

Penampakan beruang hitam Asia di Jepang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan. Data resmi pemerintah yang dirilis pada Senin lalu mencatat angka 50.776 kasus penampakan sepanjang tahun fiskal 2025, melampaui seluruh catatan sejak data komparatif pertama kali tersedia pada tahun fiskal 2009.

Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mengidentifikasi bahwa lonjakan drastis ini sebagian besar dipicu oleh gagal panen sumber makanan alami beruang, terutama biji ek atau acorn. Kelangkaan pangan di habitat alami mendorong satwa liar tersebut mendekati permukiman manusia untuk mencari makan.

Secara geografis, Prefektur Akita yang terletak di timur laut Jepang mencatatkan jumlah penampakan tertinggi, yakni 13.592 kasus. Angka tersebut menjadikan Akita sebagai wilayah dengan konsentrasi penampakan beruang hitam Asia terpadat. Di urutan kedua, Prefektur Iwate yang bertetangga dengan Akita melaporkan 9.739 kasus penampakan.

Sementara itu, total beruang yang berhasil ditangkap di seluruh Jepang termasuk beruang coklat juga memecahkan rekor baru sebanyak 14.720 ekor. Prefektur Akita kembali mendominasi dengan angka tangkapan tertinggi, mencapai 2.690 ekor.

Dampak dari meningkatnya interaksi antara manusia dan beruang ini tidak bisa diabaikan. Data awal yang dirilis kementerian terkait sebelumnya menunjukkan bahwa serangan beruang di seluruh Jepang mengakibatkan 238 korban jiwa pada tahun fiskal 2025. Dari jumlah tersebut, 13 orang dilaporkan tewas akibat serangan satwa liar itu.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar