Arya Khan Akui Trauma dan Menyerah Urusan Asmara Usai Bercerai dengan Pinkan Mambo

- Selasa, 12 Mei 2026 | 21:16 WIB
Arya Khan Akui Trauma dan Menyerah Urusan Asmara Usai Bercerai dengan Pinkan Mambo

Perceraian dengan Pinkan Mambo membawa Arya Khan pada titik terendah dalam hidupnya. Kini, ia mengaku memilih untuk menyerah pada urusan asmara dan ingin menjalani hidup seorang diri.

Dalam sebuah wawancara yang tayang di kanal YouTube Intens Investigasi, Arya mengungkapkan bahwa rumah tangganya dengan Pinkan Mambo benar-benar telah usai. Ia menegaskan bahwa keputusan bercerai kali ini bersifat final dan tidak ada lagi ruang untuk rujuk.

“Kalau dulu-dulu aku sering bilangnya pisah. Enggak pernah bilang cerai. Ya aku bilang cerai gitu, mutlak banget sejujurnya,” ujar Arya Khan.

Selama masa pernikahan, Arya mengaku telah berusaha menjadi suami yang baik. Ia bahkan memiliki keinginan kuat untuk membantu Pinkan menjalani hidup yang lebih bahagia dan tidak lagi dipandang rendah oleh orang lain.

“Aku tuh tulus, aku tuh pengen, aku kasihan sama dia. Aku tuh pengen naikin derajat dia supaya dia itu enggak diledekin orang,” katanya.

Namun, harapan itu tidak berjalan sesuai rencana. Arya menyebut takdir berkata lain hingga akhirnya rumah tangga mereka kandas di tengah jalan.

“Kayak aku tuh bener-bener mau membuat dia itu senang, bahagia. Cuma takdir berkata lain,” kata Arya.

Kegagalan pada pernikahan kedua ini membuat Arya merasa trauma untuk menikah lagi. Ia kini hanya ingin fokus menjalani hidup dan mengurus anaknya.

“Mungkin ini udah jalannya. Aku pengen sendiri aja. Udah di mana ada suatu titik yang membuat aku menyerah,” ucap Arya.

Sebagai informasi, pernikahan Arya Khan dan Pinkan Mambo digelar secara siri pada 24 Desember 2023 dengan mahar Rp100 ribu. Hubungan keduanya sempat menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar