Volume kendaraan yang melintas menuju arah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama tercatat melonjak signifikan selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Data dari PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menunjukkan sebanyak 38.676 kendaraan melintas, meningkat 42,92 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 27.061 kendaraan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengungkapkan bahwa peningkatan arus kendaraan menuju wilayah timur masih terlihat hingga pagi hari. Pada Kamis, 14 Mei 2026, pihaknya bersama kepolisian sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek. Kebijakan itu dimulai dari KM 55 pada pukul 08.11 WIB, kemudian diperpanjang dari KM 47 hingga KM 65 pada pukul 09.25 WIB.
“Peningkatan volume lalu lintas menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat hingga pagi hari ini. Pada Kamis, 14 Mei 2026, rekayasa lalu lintas contraflow sempat diberlakukan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, dimulai dari KM 55 pada pukul 08.11 WIB dan kemudian diperpanjang dari KM 47 hingga KM 65 pada pukul 09.25 WIB,” ujar Ria.
Menurutnya, penerapan contraflow bersifat situasional berdasarkan diskresi kepolisian dan terus dievaluasi menyesuaikan kondisi di lapangan. Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, GT Cikampek Utama saat ini mengoperasikan 15 gardu arah Palimanan dan 15 gardu arah Jakarta setelah dilakukan penyesuaian operasional.
Di sisi lain, kendaraan yang datang dari wilayah timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 28.094 kendaraan. Angka ini meningkat 9,03 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 25.768 kendaraan.
Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol yang dikelola grup JTT di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Jawa Tengah, GT Kalikangkung mencatat kendaraan menuju Semarang sebanyak 20.408 unit, naik 31,44 persen dari normal 15.527 kendaraan. Sementara kendaraan yang meninggalkan Semarang mencapai 14.770 unit, meningkat 5,01 persen dari normal 14.065 kendaraan.
Di GT Banyumanik, kendaraan menuju Solo tercatat 27.828 unit, naik 37,67 persen dari normal 20.214 kendaraan. Adapun kendaraan menuju Jakarta melalui gerbang yang sama mencapai 19.689 unit, meningkat 19 persen dari normal 16.545 kendaraan.
Di wilayah Jawa Timur, GT Warugunung mencatat kendaraan menuju Surabaya sebanyak 21.490 unit, naik 12,56 persen dari normal 19.092 kendaraan. Sementara kendaraan menuju Jakarta melalui gerbang tersebut mencapai 22.705 unit, meningkat 25,47 persen dari normal 18.096 kendaraan.
GT Kejapanan Utama mencatat kendaraan menuju Malang sebanyak 25.310 unit, naik 19,74 persen dari normal 21.138 kendaraan. Sedangkan kendaraan menuju Surabaya melalui gerbang yang sama mencapai 24.009 unit, meningkat tipis 0,69 persen dari normal 23.845 kendaraan.
Di GT Singosari, kendaraan menuju Malang tercatat 14.624 unit, naik 22,84 persen dari normal 11.905 kendaraan. Adapun kendaraan menuju Surabaya mencapai 12.722 unit, meningkat 20,72 persen dari normal 10.538 kendaraan.
Artikel Terkait
Kementan Perketat Pengawasan Zoonosis dan Keamanan Daging Jelang Iduladha 2026
Menteri Keuangan: Satgas Berhasil Buka Hambatan Investasi Rp525 Triliun dalam Enam Bulan
Kemendag Turunkan Harga Patokan Ekspor Emas per 15 Mei, Dipicu Penguatan Dolar AS
Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Pemerintah Beri Status ASN bagi Guru Non-ASN, Bukan Sekadar Perpanjangan Kontrak