Longsor Tutup Akses ke Curug Cibeureum di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

- Selasa, 17 Februari 2026 | 13:40 WIB
Longsor Tutup Akses ke Curug Cibeureum di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

MURIANETWORK.COM - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) secara resmi menutup akses menuju Curug Cibeureum-Salabintana menyusul terjadinya longsor yang melanda jalur pendakian. Penutupan sementara ini dilakukan demi keamanan pengunjung setelah material tanah dan batuan menimbun jalan setinggi 1,5 meter dengan panjang lebih dari 15 meter, diduga akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat.

Longsor Timpa Jalur, Akses Wisata Terputus

Menurut keterangan resmi dari Humas Balai Besar TNGGP, Agus Deni, material longsor telah menutup total jalur menuju air terjun tersebut sejak beberapa hari lalu. Kejadian ini membuat trek menjadi sangat sulit dan berbahaya untuk dilintasi. Saat ini, tim terkait masih fokus melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Agus Deni menjelaskan detail kerusakan yang terjadi. "Jalur menuju Curug Cibeureum-Salabintana yang masuk dalam kawasan Gunung Gede-Pangrango tertimbun longsor setinggi 1,5 meter dengan panjang lebih dari 15 meter akibat cuaca ekstrem," jelasnya.

Pembersihan Dilakukan Secara Manual, Butuh Waktu

Proses pemulihan jalur tidak bisa dilakukan secara instan. Pembersihan material longsor yang masif tersebut dilakukan dengan cara manual dan melibatkan sejumlah warga sekitar. Pendekatan ini dipilih dengan pertimbangan kehati-hatian dan keselamatan di medan yang masih rawan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan proses pembersihan akan selesai.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar