Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi, Gran Max Tabrak Dua Angkot yang Berhenti di Bahu Jalan

- Selasa, 12 Mei 2026 | 18:45 WIB
Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi, Gran Max Tabrak Dua Angkot yang Berhenti di Bahu Jalan

Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di jalur Tol Jagorawi yang melibatkan satu mobil Gran Max dan dua unit angkutan kota (angkot) pada Selasa siang. Insiden ini berlangsung di Kilometer 25 A arah Bogor, Jawa Barat, ketika salah satu angkot tengah berhenti di bahu jalan akibat gangguan mesin. Meskipun benturan cukup keras, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, mengonfirmasi bahwa ketiga kendaraan yang terlibat melaju dari arah Jakarta menuju Bogor. Angkot pertama bernomor polisi B 1924 NE dikemudikan oleh Ujang Supriatna (29), sementara angkot kedua dengan nomor polisi B 1925 NG dikemudikan oleh Marjan (50). Adapun mobil Gran Max bernomor polisi B 1773 JUE dikemudikan oleh Yuda Dwi. “Identitas kendaraan sudah tercatat dan jumlah korban nihil,” ujar Jajuli saat dimintai keterangan, Selasa (12/5/2026).

Kronologi kecelakaan bermula ketika angkot yang dikemudikan Ujang mengalami kendala mesin dan berhenti di bahu jalan pada pukul 13.43 WIB. Angkot kedua yang melintas kemudian ikut berhenti di lokasi yang sama untuk memberikan bantuan. Namun, situasi berubah tragis ketika sebuah Gran Max melaju dengan kecepatan tinggi dari arah yang sama melalui bahu jalan dan menabrak kedua angkot yang sedang berhenti.

“Kendaraan datang dari Jakarta arah Bogor. Setiba di tempat kejadian, kendaraan pertama mengalami gangguan mesin di bahu jalan, kemudian datang kendaraan kedua membantu,” jelas Jajuli. Ia menambahkan, “Lanjut datang kendaraan ketiga menggunakan bahu jalan dengan kecepatan tinggi dan menabrak kendaraan di depannya, yakni kendaraan kedua dan pertama.”

Akibat tabrakan tersebut, kedua angkot mengalami kerusakan parah di bagian depan. Sementara itu, penyebab utama kecelakaan diduga karena pengemudi Gran Max tidak menjaga jarak aman saat melaju kencang di bahu jalan tol. “Faktor yang memengaruhi kecelakaan, pengemudi Gran Max kurang antisipasi jaga jarak,” kata Jajuli.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar