Polisi Masih Buru Komplotan Curanmor Bersajam di Duren Sawit

- Selasa, 12 Mei 2026 | 09:05 WIB
Polisi Masih Buru Komplotan Curanmor Bersajam di Duren Sawit

Kepolisian Sektor Duren Sawit, Jakarta Timur, masih memburu komplotan pencuri kendaraan bermotor yang nekat beraksi dengan senjata api di kawasan permukiman padat penduduk. Aksi kriminal ini sempat dipergoki petugas keamanan setempat, yang kemudian memicu kejar-kejaran di lokasi kejadian.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku. “Kami masih memburu komplotan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah kami,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026). Proses pengusutan masih berlangsung, dan sejumlah petunjuk mulai dikumpulkan dari tempat kejadian perkara.

Korban, yang merupakan penghuni rumah kos di lokasi tersebut, telah melaporkan peristiwa itu kepada polisi. Sutikno menambahkan bahwa laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan langkah penyelidikan maksimal. “Korban sudah buat laporan polisi dan sudah ditindak lanjut, masih dilakukan langkah penyelidikan maksimal,” katanya. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun perkembangan signifikan dalam pengusutan kasus tersebut.

Peristiwa pencurian itu menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan aksi para pelaku viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat tiga orang pelaku beraksi pada Sabtu (9/5) siang. Mereka tiba di lokasi dengan berboncengan menggunakan satu sepeda motor.

Berdasarkan rekaman tersebut, satu pelaku masuk secara diam-diam ke area parkir kos untuk membobol sepeda motor milik korban. Sementara itu, seorang pelaku lainnya berjaga di dekat pos keamanan untuk mengawasi situasi, dan satu orang tetap berada di atas motor sebagai pengintai. Pembagian peran yang rapi ini menunjukkan bahwa komplotan tersebut telah merencanakan aksinya dengan matang.

Namun, rencana mereka nyaris gagal setelah petugas keamanan kos, Kevin Gabriel Sihombing, memergoki gerak-gerik mencurigakan para pelaku melalui layar CCTV. Kevin mengaku awalnya melihat dua orang memasuki area kos dengan gerakan yang tidak wajar. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan sistem keamanan yang baik di lingkungan permukiman, terutama di tengah maraknya aksi kejahatan jalanan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags