Gulai Ikan Masin, Comfort Food Asli Minang yang Gurih Lembut

- Jumat, 05 Desember 2025 | 11:30 WIB
Gulai Ikan Masin, Comfort Food Asli Minang yang Gurih Lembut

Kalau biasanya gulai Padang cuma itu-itu saja ayam, kepala kakap, atau telur mungkin ada baiknya kita coba sesuatu yang beda. Uda Dian Anugrah, seorang juru masak asli Padang, punya resep yang bisa bikin selera kita tergugat. Namanya, gulai ikan masin.

Menurut Uda Dian, hidangan ini adalah comfort food sejati. Rasanya tidak pedas, justru lembut dan gurih. Cocok banget disantap saat badan lagi nggak enak.

"Dulu waktu kecil, kalau saya sakit, yang pengin dimakan ya gulai masin ini. Pakai santan, tapi rasanya nggak pedas nyelekit. Bener-bener nyaman di perut,"

ceritanya di sela-sela cooking class di Next Door by Pantry Magic Kemang, Rabu lalu.

Nah, jangan salah sangka dulu dengan kata 'masin'. Dalam bahasa Padang, artinya memang asin kegurihan, tapi bukan asin yang tajam atau bikin kehausan. Rasanya lebih ke gurih yang kalem.

Uniknya, untuk ikan yang dipakai, kamu bebas pilih. Mau ikan laut, air tawar, bahkan tongkol pun bisa. Tapi di kelas masak bertema "Discover True Taste of Minang" itu, Uda Dian memilih kakap merah segar. Dua sampai tiga ekor cukup untuk satu hidangan.

Bahan utamanya sederhana: santan kental dan santan cair, cabai hijau, plus sedikit cabai merah biar warnanya menarik. Bumbu-bumbunya? Itu dia yang bikin wangi: daun kunyit, daun jeruk, daun salam, sereh, asam kandis, bawang merah-putih, laos, jahe, dan kunyit. Kalau mau kuahnya lebih kental, tambahkan kemiri.

Menurut Uda Dian, bawang merah adalah nyawa masakan Minang. Biasanya, bawang merah cuma ditumbuk kasar. Jadi saat dimakan, teksturnya masih terasa. Itu ciri khas yang nggak boleh dilewatkan.

Cara masaknya punya trik sendiri. Pertama, didihkan santan cair. Sambil menunggu, tumbuk kasar sekitar sepuluh sampai dua belas butir bawang merah dan setengah ruas kunyit. Berbeda dengan bumbu gulai biasa yang ditumis dulu, untuk gulai masin ini, bumbu kasar tadi langsung dimasukkan ke dalam santan cair yang sudah mendidih.

"Santan kentalnya nanti dulu, jangan buru-buru," pesan Uda Dian. Dia menyarankan pakai santan peras dari dua buah kelapa agar rasanya lebih fresh.

Setelah bawang dan kunyit masuk, giliran jahe dan laos yang sudah ditumbuk ikut dimasukkan. Daun-daun aromatik seperti daun kunyit dan sereh juga dimasukkan berbarengan. Aromanya langsung menusuk hidung, menggugah selera.

Kalau kuah dirasa kurang, ada catatan penting: tambahkan air sebelum santan kental dimasukkan.

"Ini biar santannya nggak pecah. Jadi air dulu, aduk, baru tuang santan kental,"

jelasnya.

Jika bumbu sudah matang dan rasanya pas, barulah santan kental dimasukkan. Ikan kakap merah yang sudah dilumuri cuka beras supaya nggak amis dimasukkan satu per satu. Masak dengan api kecil. Aduk perlahan sampai ikan matang dan dagingnya empuk. Butuh waktu sekitar setengah jam lebih.

Setelah matang, penampilannya lain dari gulai kuning biasa. Kuahnya kuning kehijauan, bening, dan yang pasti tanpa cabai giling. Saat dicoba, rasanya agak mirip sayur lodeh, tapi santannya lebih pekat dan kental. Gurih asinnya pas, manis alami dari kelapa segar masih terasa. Daging ikannya lembut, sama sekali nggak amis. Benar-benar comfort food seperti yang dijanjikan.

Mau Coba Bikin Sendiri?

Nah, buat kamu yang penasaran dan ingin mencoba menghadirkan cita rasa Minang yang autentik ini di dapur sendiri, berikut resep lengkap Gulai Ikan Masin ala Uda Dian.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar