Maximo Quilles Juarai Moto3 Jerez 2026, Veda Ega Pratama Tembus Enam Besar dari Posisi 17

- Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB
Maximo Quilles Juarai Moto3 Jerez 2026, Veda Ega Pratama Tembus Enam Besar dari Posisi 17

MURIANETWORK.COM – Minggu lalu, 26 April 2026, sirkuit Jerez benar-benar panas. Bukan cuma karena cuaca, tapi karena duel Moto3 yang langsung memanas sejak tikungan pertama.

Pembalap tuan rumah, Maximo Quilles, tampil seperti sedang bermain di rumah sendiri dan dia memang di rumah sendiri. Catatan waktunya? 33:23.556. Lumayan rapi untuk 19 lap penuh tekanan.

Yang bikin greget, dia nggak cuma cepat. Tapi juga konsisten. Dari start sampai bendera kotak-kotak, Quilles terus menjaga ritme. Lawan-lawannya mencoba mendekat, tapi dia selalu punya jawaban. Seperti tembok yang nggak mau roboh.

Kemenangan ini makin menegaskan satu hal: pembalap Spanyol memang sulit dikalahkan di kandang sendiri.

Podium Panas: Fernandez dan Munoz Nempel Banget

Di posisi kedua, Adrian Fernandez finis dengan selisih 1.991 detik. Tipis, ya? Tapi di dunia balap, jarak itu bisa terasa seperti jurang kalau lawanmu terlalu kuat.

Fernandez sempat kasih ancaman serius di beberapa lap terakhir. Beberapa kali dia mencoba menyalip, tapi Quilles selalu menutup celah dengan rapat. Seperti pintu yang dikunci dari dalam.

Lalu ada David Munoz. Dia melengkapi podium ketiga dengan gap cuma 2.009 detik. Hanya beda 0.018 detik dari Fernandez. Bisa dibayangkan, ya, seberapa ketat persaingan di kelas Moto3 musim ini. Semua saling sikut, tapi tetap sportif.

Veda Ega Pratama: Start 17, Finis 6

Nah, ini kabar yang bikin senyum. Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia, finis di posisi ke-6. Selisihnya 10.027 detik dari pemenang. Mungkin kelihatan jauh, tapi lihat dulu perjalanannya.

Dia start dari posisi 17. Iya, tujuh belas. Dan dia berhasil merangsek ke depan, bersaing di grup tengah, bahkan sempat terlibat duel dengan pembalap Eropa yang sudah lebih lama malang-melintang di ajang dunia.

Menurut beberapa pengamat yang saya baca, performa Veda di Jerez ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Bukan cuma soal kecepatan, tapi juga cara dia membaca balapan dan memilih momen untuk menyalip.

Finis di posisi 6 jelas bukan hasil yang buruk. Malah, ini bisa jadi momentum besar untuk seri-seri berikutnya. Semoga saja.

Hasil 10 Besar Moto3 Jerez 2026

Biar nggak penasaran, ini hasil lengkap 10 besar balapan:

  1. Maximo Quilles
  2. Adrian Fernandez ( 1.991)
  3. David Munoz ( 2.009)
  4. Matteo Morelli ( 2.049)
  5. Angel Carpe ( 9.926)
  6. Veda Ega Pratama ( 10.027)
  7. Valentino Perrone ( 11.526)
  8. David Almansa ( 11.601)
  9. Jose Rios ( 11.482)
  10. Joel Esteban ( 11.647)

Perhatikan selisih waktu di posisi 4 sampai 10. Semuanya di bawah 12 detik. Artinya? Balapan ini benar-benar ketat dari depan sampai belakang.

Strategi dan Konsistensi: Kunci di Jerez

Jerez itu sirkuit teknis. Banyak tikungan cepat, racing line harus presisi. Kalau salah sedikit, bisa langsung kehilangan posisi.

Quilles sejak awal sudah menunjukkan taringnya. Dia menjaga ritme, nggak terpancing, dan terus memimpin. Sementara Fernandez dan Munoz, mereka kayak lagi main sabar-sabaran. Menunggu sampai lap akhir untuk menyerang. Tapi ternyata, keunggulan Quilles terlalu besar untuk dikejar.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama menunjukkan kematangan. Dia tahu kapan harus menekan, kapan harus bertahan. Beberapa kali dia memanfaatkan celah overtake dengan cerdik. Nggak grusa-grusu, tapi tetap agresif.

Seri Berikutnya: Peluang Masih Terbuka

Dengan hasil ini, klasemen Moto3 makin seru. Quilles jelas jadi kandidat kuat juara dunia. Tapi balapan masih panjang. Siapa tahu ada kejutan.

Buat Veda, finis di posisi 6 di Jerez bisa jadi titik balik. Kalau dia bisa konsisten di posisi 5 besar, bukan tidak mungkin namanya akan lebih sering disebut-sebut di papan atas.

Penutup

Moto3 Jerez 2026 benar-benar balapan yang penuh aksi. Kemenangan Maximo Quilles memang jadi sorotan utama, tapi performa Veda Ega Pratama juga layak dapat acungan jempol. Dia membawa nama Indonesia di ajang dunia, dan dia melakukannya dengan kepala tegak.

Semoga seri berikutnya makin seru.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags