Tujuan Presiden Iran Raisi menumpangi helikopter itu untuk meresmikan sebuah proyek bendungan Qiz-Walasi di perbatasan Azerbaijan. Insiden terjadi pada Minggu (19/5) waktu setempat.
Menurut Ginting, apabila ada yang selamat dalam kecelakaan helikopter tersebut, sangat mudah untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Termasuk jika sistem record black box bisa mengungkap apa yang sesungguhnya terjadi sehingga helikopter kepresidenan Iran jatuh.
“Jika helikopter itu ditembak, pasti ada jejak dan bukti-buktinya. Kita tunggu saja hasil penyelidikan militer Iran,” kata Ginting.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
BRI Dukung Program Gentengisasi Prabowo dengan Pembiayaan KUR
KPK Tetapkan Kepala Seksi Intelijen Cukai sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Impor
BNPB: Jumlah Pengungsi Bencana di Sumatera Turun Signifikan Jadi 11.250 Orang
Anindya Bakrie Soroti Dumping dan Impor Ilegal sebagai Tantangan Ekspor Tekstil Bebas Bea ke AS