Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Parade Imlek di Lapangan Banteng

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:00 WIB
Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Parade Imlek di Lapangan Banteng

Jakarta akan ramai lagi sore ini. Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 bakal memeriahkan kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Acara yang rencananya dimulai pukul 16.30 WIB ini, dipastikan bakal menarik perhatian banyak warga.

Nah, buat kamu yang mau nonton atau cuma numpang lewat, perlu tahu nih soal pengaturan lalu lintas. Dinas Perhubungan DKI sudah siap-siap menerapkan rekayasa di seputar lokasi. Informasi resminya mereka sebar lewat akun Instagram @dishubdkijakarta.

Paradenya sendiri akan bergerak melewati beberapa titik. Start-nya dari depan Gereja Katedral di Jalan Katedral. Rutenya kemudian lanjut ke Jalan Pos, lalu menyusuri Jalan Gedung Kesenian. Dari sana, parade masuk ke Jalan Lapangan Banteng Utara, dan berakhir di sisi barat taman, tepatnya di Jalan Lapangan Banteng Barat.

Lalu, gimana dengan arus kendaraan? Ini dia detailnya yang perlu dicermati.

Kalau kamu dari arah Barat (sekitar Juanda) mau ke Timur (Gunung Sahari), bisa lewat Jalan Juanda, terus Jalan Pos, lalu ke Jalan Dr. Sutomo sampai ke tujuan. Ada opsi lain: dari Juanda ke Pos, belok kanan ke Gedung Kesenian, lalu belok kiri ke Budi Utomo, dan tembus ke Gunung Sahari.

Sebaliknya, dari Timur (Gunung Sahari) menuju Barat (Juanda), rutenya lewat Gunung Sahari, ke Dr. Sutomo, belok kiri ke Gedung Kesenian. Setelah itu belok kanan ke Lapangan Banteng Utara, kanan lagi ke Katedral, dan akhirnya belok kiri ke Jalan Veteran.

Perjalanan dari Timur ke arah Gambir juga diatur. Dari Gunung Sahari, ambil Jalan Budi Utomo, lalu ke Lapangan Banteng Utara. Belok kanan ke Lapangan Banteng Barat, dan lanjut ke Taman Pejambon.

Dari Gambir ke arah Timur? Bisa lewat Jalan Perwira, belok kiri ke Katedral, lalu kanan ke Pos dan lanjut ke Dr. Sutomo hingga Gunung Sahari. Atau, lewat Perwira, belok kanan ke Lapangan Banteng Barat, kiri ke Lapangan Banteng Selatan, lalu ke Dr. Wahidin Raya dan tembus Gunung Sahari.

Gimana kalau rute utama macet? Tenang, ada beberapa alternatif yang disiapkan.

Dari Utara (Pasar Baru) tujuan Selatan (Senen), coba lewat Jalan Samanhudi, belok kanan ke Gunung Sahari, lalu langsung ke Pasar Senen.

Dari Selatan (Kwitang) ke Utara (Pasar Baru), rutenya lewat Kramat Kwitang, belok kiri ke Senen Raya, kanan ke Dr. Wahidin Raya, lalu kiri ke Gunung Sahari dan kiri lagi ke H. Samanhudi.

Perjalanan dari Barat (Gambir) menuju Timur (Kemayoran) bisa memutar lewat Medan Merdeka Selatan, belok kanan ke M.I. Ridwan Rais, kiri ke Arief Rachman Hakim, lalu ke Kramat Kwitang. Dari situ, belok kiri ke Senen Raya, kanan ke Dr. Wahidin Raya, kiri ke Gunung Sahari, dan akhirnya belok kanan ke Jalan Angkasa.

Nah, yang dari Kemayoran ke Gambir, persiapannya lebih panjang. Lewat Angkasa, belok kiri ke Gunung Sahari, putar balik di jalan itu, lalu belok kiri ke H. Samanhudi. Terus ke Sukarjo Wiryopranoto, belok kiri ke Hayam Wuruk, ke Majapahit, lalu ke Medan Merdeka Barat. Dari sana, belok kiri ke Medan Merdeka Selatan, dan kiri lagi ke Medan Merdeka Timur.

Soal parkir, jangan khawatir. Ada beberapa titik yang disediakan khusus untuk pengunjung parade. Kamu bisa memarkir kendaraan di area Gereja Katedral, sekitar Kantor Pos, atau di Lapangan Banteng sisi Selatan. Hotel Borobudur juga jadi salah satu pilihannya.

Intinya, sore ini area Lapangan Banteng bakal hidup. Siap-siap aja dengan kemacetan yang mungkin terjadi, dan pastikan sudah hafal rute alternatifnya. Selamat menikmati parade!

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar