WASHINGTON Suasana malam yang semestinya meriah berubah mencekam. Sebuah insiden penembakan terjadi di tengah acara Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026) waktu setempat. Lokasinya? Washington Hilton, di Connecticut Avenue. Hotel yang sama, entah kebetulan atau bukan, pernah menjadi saksi bisu percobaan pembunuhan terhadap Ronald Reagan pada 1981.
Menurut laporan BBC, Minggu (26/4/2026), peristiwa pada 30 Maret 1981 itu bermula saat Reagan baru saja selesai berpidato. Ia berjalan kembali ke limusin kepresidenan. Saat itulah, John Hinckley Jr melepaskan tembakan.
Reagan selamat, meski nyaris tewas. Peluru memantul dari sisi mobil, lalu menghantam tubuhnya. Tulang rusuknya patah, dan satu paru-parunya tertembus. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Universitas George Washington. Baru pada 11 April ia diizinkan pulang.
Namun begitu, bukan hanya Reagan yang jadi korban. Sekretaris Pers Gedung Putih saat itu, James Brady, juga ikut tertembak. Begitu pula seorang agen Dinas Rahasia dan seorang petugas polisi setempat. Brady menderita kerusakan otak parah. Cederanya itu membuatnya cacat seumur hidup, dan akhirnya berkontribusi pada kematiannya pada 2014.
Di sisi lain, pelaku, Hinckley, dinyatakan tidak bersalah karena alasan gangguan jiwa. Ia dikurung di bagian keamanan tinggi Rumah Sakit St. Elizabeth di Washington. Baru pada 2016 ia dipulangkan.
Kini, di sisi luar hotel, masih terpasang sebuah plakat. Tandanya sederhana, mengingatkan siapa pun yang lewat bahwa di situlah sejarah kelam itu pernah terjadi.
Artikel Terkait
Penembakan di White House Correspondents’ Dinner, Pelaku Guru California Diamankan tanpa Korban Luka
Wamensos: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Emas Putus Rantai Kemiskinan
Mahfud MD Bela Saiful Mujani dari Tuduhan Makar: Unsur Menggulingkan Pemerintah Tak Ada
Atalia Praratya: Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Jamin Keberlanjutan Pendidikan Anak Jalanan