Bandara VVIP IKN senilai Rp4,2 triliun ini dibangun dengan unsur kearifan lokal yang menonjolkan budaya Kalimantan namun tetap modern.
Unsur kearifan lokal yang digunakan pada bandara VVIP IKN ini ditonjolkan pada desain terminal bandara di antaranya nuansa Rumah Panjang, Burung Rangkok, dan lukisan garis lengkung khas Kalimantan.
Tak hanya itu, pembangunan bandara VVIP IKN ini juga berorientasi pada alam dan ramah lingkungan.
Pembangunan dengan unsur ramah lingkungan bertujuan agar gunung, danau, dan alam sekitar bandara VVIP IKN masih terjaga dengan baik.
Demikian informasi mengenai bandara VVIP IKN senilai Rp4,2 triliun tak bisa digunakan rakyat dan hanya untuk melayani tamu penting negara. ***
Sumber: ayobandung
Artikel Terkait
Tiket Mudik Lebaran 2026 Ludes 382 Ribu, H-2 dan H-3 Paling Diburu
Perminas Resmi Diresmikan, Fokus Garap Tanah Jarang yang Terpendam
Jelajah Hainan: Liburan Tanpa Visa Mulai Rp 4,1 Juta
Garuda Futsal Siap Hadang Jepang di Indonesia Arena