Ekspor Sumsel Anjlok 34,61% pada Dua Bulan Pertama 2026

- Jumat, 03 April 2026 | 05:45 WIB
Ekspor Sumsel Anjlok 34,61% pada Dua Bulan Pertama 2026

PALEMBANG Dua bulan pertama tahun 2026 ternyata tak begitu bersahabat bagi kinerja ekspor Sumatra Selatan. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, nilai ekspor kumulatif Januari-Februari 2026 anjlok hingga 34,61 persen.

Moh Wahyu Yulianto, Kepala BPS Sumsel, membeberkan angka pastinya. Total ekspor hanya mencapai US$777,73 juta. “Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh melemahnya ekspor sektor nonmigas, khususnya komoditas pertambangan dan bahan bakar mineral,” jelasnya, Kamis (2/4).

Rinciannya cukup mencengangkan. Ekspor nonmigas ambles 36,14 persen, dari US$1,1 miliar lebih menjadi US$712,84 juta. Sektor migas pun tak luput, meski penurunannya lebih landai di angka 11,21 persen.

Di sisi lain, kalau kita lihat lebih dalam, sektor pertambangan dan sejenisnya jadi penyumbang penurunan terbesar. Nilainya merosot tajam, lebih dari 60 persen! Dari hampir setengah miliar dolar AS, kini tinggal US$195,31 juta. Situasi ini jelas memberi tekanan berat.

Namun begitu, bukan berarti tak ada penopang sama sekali. Sektor industri pengolahan masih jadi andalan utama dengan nilai US$500,12 juta, walau juga tercatat turun sekitar 17 persen. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan pun ikut merasakan dampak pelemahan dengan penurunan 8,53 persen.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar