Begini Reaksi Orang Tua di Alam Kubur Saat Diziarahi Anaknya
JAKARTA – Hari Jumat punya keistimewaan tersendiri dalam Islam. Banyak yang bilang, hari itu adalah waktu yang paling mustajab untuk berdoa dan beribadah. Nah, salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah ziarah kubur, terutama ke makam orang tua. Menarik sekali membayangkan, kira-kira apa reaksi mereka di alam sana saat kita datang berkunjung?
Konon, pahalanya sangat besar. Dalam kitab Al Bujairomi alal khotib disebutkan, menziarahi kuburan kedua orang tua atau salah satunya di hari Jumat pahalanya setara dengan haji, bahkan bisa lebih. Ada sebuah riwayat yang menguatkan hal ini.
“Al-Hakim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra. dengan keadaan marfu’, ‘Siapa saja yang menziarahi sekali makam kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya pada setiap Jumat, niscaya Allah mengampuninya dan ia tercatat sebagai anak yang berbakti kepada keduanya,’” (Lihat Al-Bujairimi, Tuhfatul Habib alal Khatib, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 1996 M/1417 H], cetakan pertama, juz II, halaman 573).
Karena itu, tak heran jika umat Muslim sangat dianjurkan memanfaatkan momen Jumat ini untuk mendoakan orang tua yang telah pergi lebih dulu.
Senang dan Terhibur
Lalu, bagaimana reaksi orang tua kita di alam kubur? Menurut keyakinan, mereka senang. Bahkan terhibur sekali. Meski jasadnya sudah tak ada, ruh mereka dikatakan tetap bisa mengetahui dan mendengar kehadiran kita.
Rasulullah Saw pernah bersabda, seperti diriwayatkan oleh Siti Aisyah ra:
"Tiada seorang pun yang menziarahi kubur saudaranya, lalu duduk di sisinya melainkan saudaranya itu terhibur dengan kedatangannya dan menjawab salamnya hingga ia bangkit (meninggalkannya)." (HR. Ibnu Abdil Barr, Dishahihkan Oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah).
Kalau untuk saudara saja begitu, apalagi untuk orang tua kandung sendiri, bukan?
Gus Baha, Rais Syuriah PBNU, pernah mengungkapkan hal serupa. Dalam sebuah ceramah di Nuha Channel, ia menjelaskan bahwa para ahli kubur itu saling berebutan doa dan kiriman Surat Yasin dari keluarga yang masih hidup di dunia.
Kisahnya menarik. Dalam Kitab I'anatuth Tholibin karya Syeikh Abu Bakar Syatho, digambarkan bagaimana penghuni kubur saling berebut kiriman amalan. Namun, ada satu ahli kubur yang tampaknya tenang-tenang saja. Ia tak perlu berebut. Ternyata, setiap Jumat ia selalu mendapat kiriman Surat Yasin yang dibaca oleh anaknya.
Penasaran, Syeikh Abu Bakar Syatho pun bermimpi bertemu ahli kubur itu dan menanyakan siapa anaknya. Setelah dicari, ternyata sang anak hanyalah seorang penjual sayur di pasar. Sederhana sekali.
"Setelah didatangi, ternyata benar pemuda itu berjualan sayur. Anaknya membenarkan punya amalan baca Surat Yasin di hari Jumat. Ini mimpi Syeikh Abu Bakar. Mimpi orang saleh ini nyata," katanya.
Cerita tentang keajaiban Surat Yasin saat ziarah juga diceritakan oleh Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalam kitabnya, Ar Ruh. Diceritakan, ada seorang lelaki yang rutin membaca Yasin di kubur ibunya setiap Jumat, dan ia menghadiahkan pahalanya untuk semua penghuni pekuburan itu.
Suatu hari, seorang perempuan mendatanginya. Ia bertanya, "Apakah engkau fulan anak si fulanah?" Setelah diiyakan, perempuan itu bercerita bahwa ia bermimpi bertemu anak perempuannya yang telah meninggal. Sang anak duduk di tepi kuburnya dengan wajah tenang.
Dia menjawab, ‘Sesungguhnya si fulan anak fulanah datang ke kubur ibunya, ia telah membaca surat Yasin dan ia jadikan balasan pahalanya untuk para penghuni pekuburan ini, maka kami mendapatkannya’.
Menurut Ibnu Qayyim, praktik seperti ini membacakan ayat Al Quran dan mengirimkan pahalanya untuk mayit bukanlah bid'ah. Pahalanya sampai. Ini menjadi penegasan bahwa hubungan kita dengan orang tua tak terputus oleh kematian.
Jadi, itulah gambaran reaksi orang tua di alam kubur saat diziarahi. Mereka senang, terhibur, dan kiriman doa kita sangat berarti bagi mereka. Semoga kita selalu diberi kemudahan untuk bisa terus berbakti, meski mereka telah tiada.
Wallahu A'lam.
Artikel Terkait
Menkes: Protein Daging Kurban Setara dengan Whey Protein, Baik untuk Pembentukan Otot
Istri Komika Ardit Erwandha Alami Keguguran pada Kandungan Kedua
Java Jazz 2026 Hadirkan Daniel Caesar hingga Slank, Bertransformasi Jadi Panggung Lintas Genre untuk Gen Z
Ayu Ting Ting Perkenalkan Politisi Muda Kevin Gusnadi ke Keluarga, Isyaratkan Hubungan Lebih Serius