Jakarta - Di tengah gejolak yang terjadi di Selat Hormuz, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, memberikan jaminan. Harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi tidak akan naik. Pasokan dan stabilitas di dalam negeri, katanya, tetap aman terkendali.
"HET pupuk subsidi sebelumnya sudah turun 20 persen. Tidak ada rencana untuk kembali meningkatkannya. Artinya, HET akan tetap," tegas Rahmad dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Kamis lalu.
Pernyataan ini penting. Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 30% perdagangan pupuk dunia, memang sedang memanas. Namun begitu, Rahmad meyakinkan bahwa gejolak di sana tidak akan menggoyah pasokan domestik.
Alasannya sederhana: kapasitas produksi dalam negeri kita cukup besar. Indonesia, menurutnya, tidak akan terdampak signifikan. Kapasitas operasional produksi urea Pupuk Indonesia mencapai 8,8 juta ton. Angka terpasangnya bahkan 9,4 juta ton, meski sebagian pabrik sudah berusia lanjut.
Dengan kemampuan itu, kebutuhan pupuk urea baik yang bersubsidi maupun non-subsidi bisa dipenuhi tanpa harus selalu menengok ke luar negeri. Bahkan, posisi ini memberi peluang bagi Indonesia untuk jadi penyeimbang dalam ekosistem pangan global, terutama dalam menjaga ketersediaan pupuk di pasar internasional yang fluktuatif.
Memang, harga urea sempat melambung tinggi di pasar global. Dari sekitar 400 dolar AS per ton, harganya meroket jadi 800 dolar AS menyusul penutupan Selat Hormuz. Tapi lonjakan itu, lagi-lagi, tak berdampak langsung ke dalam negeri.
Selain urea, bahan baku lain seperti fosfat dan potas juga kondisinya aman. Pasokan dari negara-negara pemasok utama tidak mengalami gangguan produksi. Kalaupun ada dampak, itu mungkin hanya menyentuh biaya pengiriman atau freight. Namun hal kecil itu dinilai tidak akan mengganggu ketersediaan secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Arema FC Hadapi Malut United dengan Tujuh Pemain Absen
Donghae Super Junior Umumkan Album Solo Perdana dan Tur Asia 2026
Ekspor Sumsel Anjlok 34,61% pada Dua Bulan Pertama 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Didominasi Cerah Berawan Hari Ini