Malut United menghadapi situasi yang sangat pelik jelang laga krusial kontra Borneo FC di pekan terakhir Super League 2025/2026, dengan delapan pemain dipastikan absen akibat akumulasi kartu, cedera, hingga masalah nonteknis. Kondisi ini membuat tim asal Maluku Utara itu datang ke Stadion Segiri, Samarinda, dalam keadaan pincang dan compang-camping.
Pertandingan yang akan digelar pada Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB ini menjadi salah satu laga penentu perebutan gelar juara musim ini. Borneo FC saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 76 poin dari 33 pertandingan, hanya terpaut dua angka dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen sementara. Peluang juara masih terbuka lebar bagi tim asuhan Pieter Huistra, dengan syarat wajib menang atas Malut United sambil berharap Persib Bandung kalah dari Persijap Jepara di waktu yang sama.
Karena itu, laga di Stadion Segiri diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi, apalagi Borneo FC baru saja kehilangan momentum setelah ditahan imbang Persijap Jepara 0-0 pada pekan sebelumnya. Di tengah pentingnya pertandingan tersebut, Malut United justru kehilangan banyak pemain inti. Empat pemain dipastikan absen akibat sanksi akumulasi kartu, yakni Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Wbeymar Angulo, dan Lucas Cardoso.
Selain itu, badai cedera juga menghantam skuad Malut United. Tiga pemain lain, yaitu Ciro Alves, Tyronne del Pino, dan kiper Alan, dipastikan tidak bisa tampil. Situasi semakin rumit setelah kapten tim Gustavo Franca mengalami masalah fisik pada laga sebelumnya melawan Persita Tangerang. Eks pemain Persib Bandung itu terlihat berjalan pincang usai ditarik keluar lapangan lebih cepat. Sementara itu, Igor Inocencio dikabarkan tengah menghadapi persoalan keluarga sehingga kondisinya belum sepenuhnya pasti.
Absennya sederet pemain inti jelas menjadi kerugian besar bagi Malut United, terlebih mereka harus menghadapi Borneo FC yang sedang dalam tekanan perebutan gelar juara. Meski datang dengan kondisi tidak ideal, Malut United memastikan tidak akan menyerah begitu saja di Samarinda. Wakil Presiden Malut United, Weshley Hutagalung, menegaskan timnya tetap membawa target positif pada laga terakhir musim ini.
“Malut datang tetap dengan prinsip bermain untuk mencari kemenangan,” ujar Weshley Hutagalung, Kamis (21/5/2026).
Ia mengatakan tim pelatih sudah menyiapkan pemain pengganti agar Malut United tetap mampu tampil kompetitif. “Pelatih sudah menyiapkan pemain pengganti dan ingin mengakhiri kompetisi dengan hasil yang baik,” tutur Weshley melanjutkan.
Menurutnya, Malut United tetap memiliki motivasi besar untuk memberikan kebanggaan bagi masyarakat Maluku Utara dan Maluku. “Tak ada niat lain kecuali berusaha memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Maluku Utara dan Maluku serta semua pendukung Malut United.”
Meski peluang juara sudah tertutup, Malut United masih memiliki target penting di akhir musim. Saat ini mereka berada di posisi kelima klasemen dan masih berpeluang naik ke peringkat empat jika mampu mengalahkan Borneo FC, sementara Persebaya Surabaya kalah dari Persik Kediri. Kemenangan juga akan membuat Malut United menutup musim dengan 56 poin, mendekati pencapaian impresif musim debut mereka sebelumnya.
Absennya delapan pemain jelas membuat Borneo FC berada di atas angin. Pesut Etam memiliki keuntungan besar karena menghadapi Malut United yang tidak tampil dengan kekuatan penuh. Namun, Malut United tetap tidak bisa diremehkan. Tim ini dikenal memiliki semangat juang tinggi dan kerap tampil disiplin meski kehilangan pemain utama. Jika Borneo FC terlalu terburu-buru mengejar kemenangan, Malut United berpotensi memanfaatkan celah lewat serangan balik cepat.
Karena itu, duel di Stadion Segiri dipastikan tetap menarik karena bukan hanya soal perebutan gelar juara, tetapi juga pembuktian mental kedua tim di pekan terakhir musim ini.
Artikel Terkait
Al Nassr di Ambang Gelar Juara, Ronaldo Wajib Menang Lawan Damac
Persib di Ambang Gelar Juara, Ramon Tanque Ingatkan Waspadai Persijap
Mohamed Salah Rela Potong Gaji Hingga Setengah Demi Bertahan di Sepak Bola Eropa
Rodri Kritik Jadwal Padat Usai City Gagal Pertahankan Gelar Liga Primer