“Kita juga masih bernegosiasi dengan pesawat Garuda maupun Saudia (Airlines) tentang angka riil yang harus kita sesuaikan itu,” tuturnya lagi.
Nah, poin pentingnya di sini. Gus Irfan memastikan satu hal: biaya akhir nanti tidak akan lebih tinggi dari usulan awal maskapai. Jadi, meski negosiasi masih berjalan, ada batasan yang ditegaskan. Menurut perhitungan Kemenhaj, usulan kenaikan dari Garuda Indonesia dan Saudi Airlines itu berkisar di angka Rp1,7 triliun. Cukup besar.
“Nambah (dari Rp1,7 triliun) jelas enggak, nambah tidak,” ucapnya dengan lugas. “Tapi kita berupaya bernegosiasi tentang angka riil yang harus kita sesuaikan itu.”
Artikel Terkait
Kemhan Tegaskan Usulan Akses Udara AS Masih dalam Tahap Kajian
IMF Peringatkan Resesi Global Ancam Ekonomi Dunia Akibat Perang Iran
Menteri Haji: Persiapan Layanan Haji 2026 Capai 100 Persen
CEO TotalEnergies Usulkan Sistem Tol di Selat Hormuz untuk Jaga Pasokan Global