Dampaknya akan berlapis. Perusahaan manufaktur yang bergantung pada gas alam dan minyak mentah bakal merasakan tekanan pertama. Industri padat energi seperti elektronik dan teknik presisi juga ikut kena getahnya.
Efek domino pun diperkirakan bakal terjadi. Biaya yang membengkak dan permintaan yang melemah akan menghantam sektor transportasi udara dan laut, serta pariwisata. Bahkan bisnis yang berfokus pada pasar dalam negeri pun tak akan luput biaya operasional mereka dipastikan ikut naik.
Singapura, dengan ekonominya yang sangat terbuka, jelas sedang bersiap menghadapi angin kencang. Perlambatan di kuartal pertama ini mungkin baru awal dari tantangan yang lebih berat.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Targetkan Ikan Sapu-sapu yang Rusak Ekosistem Perairan
Pakistan Kerahkan Pasukan dan Jet Tempur ke Arab Saudi untuk Perkuat Keamanan
BPM FH UI Cabut Status Keanggotaan Aktif Mahasiswa Terduga Pelecehan Seksual
KPK Periksa Lagi Staf Legal Lippo Cikarang Terkait Kasus Ijon Bupati Bekasi